Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Jokowi Sidak ke Stadion Kanjuruhan: Soroti Pintu, Tangga, Bandingkan Sistem Buka Tutup Pintu di GBK

Presiden menyoroti kenapa setelah selesai pertandingan, pintu masih belum juga dibuka, padahal di GBK pintu dibuka 15 menit sebelum acara selesai.

Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar tragedi kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur diinvestigasi hingga tuntas. Presiden menegaskan pihak yang telah terbukti bersalah harus diberi sanksi. 

TRIBUNNEWS.COM - Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022), yang menewaskan ratusan suporter dan dua anggota Polri, menyita perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi pun menyoroti pintu masuk Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Ia menyoroti kenapa setelah selesai pertandingan, pintu masih belum juga dibuka.

Padahal, dikatakan Jokowi, di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pintu sudah dibuka 15 menit sebelum acara selesai.

Selain pintu, Jokowi juga menyoroti soal tangga yang ada di Stadion Kanjuruhan.

Menurutnya, tangga di lokasi tribun stadion ini terlalu tajam.

Baca juga: Komnas HAM: Jumlah Korban Tewas Tragedi Stadion Kanjuruhan Pasti Bertambah

Apalagi, pada saat itu banyak sekali penonton, akibatnya banyak sekali korban yang berjatuhan dan akhirnya meninggal dunia.

Untuk itu, Jokowi pun ambil sikap untuk secepatnya melakukan audit terhadap seluruh stadion yang ada di Indonesia, baik itu untuk Liga 3, Liga 1, maupun Liga 2.

Termasuk akan melakukan evaluasi terkait manajmen penonton, manajemen waktu, hingga manajemen pengamanan.

"Saya kira kita memang harus awasi semuanya, manajemen penonton, manajemen waktu, agar yang terjadi di stadion ini tidak terulang kembali," kata Jokowi, Rabu (5/10/2022), dikutip dari Kompas TV.

Seorang anggota TNI terlihat melepaskan tendangan ke suporter Arema FC, Aremania dalam tragedi Kanjuruhan usi laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022)
Seorang anggota TNI terlihat melepaskan tendangan ke suporter Arema FC, Aremania dalam tragedi Kanjuruhan usi laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) (Tangkapan layar KompasTV)

Baca juga: LPSK Buka Pintu untuk Seluruh Saksi dan Korban Tragedi Kanjuruhan Ajukan Permohonan Perlindungan

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, di hari yang sama pukul 13.08 WIB, Jokowi juga melakukan kunjungan untuk menjenguk korban dari tragedi Stadion Kanjuruhan.

Jokowi datang didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo; Menko Polhukam, Mahfud MD; Menko PMK, Muhadjir Effendy; dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa.

Adapun salah satu tempat yang ia tuju adalah di Rumah Sakit Syaiful Anwar, Kabupaten Malang.

Ketika tiba di rumah sakit tersebut, Jokowi pun langsung memberikan bingkisan di dalam kantong yang berbungkus warna merah.

Jokowi sampai di RS Syaiful Anwar, Kabupaten Malang pada Rabu (5/10/2022). Kunjungannya dalam rangka menjenguk korban luka imbas dari tragedi di Stadion Kanjuruhan. Selain itu, Jokowi juga memberikan santunan bagi 125 ahli waris korban meninggal dunia.
Jokowi sampai di RS Syaiful Anwar, Kabupaten Malang pada Rabu (5/10/2022). Kunjungannya dalam rangka menjenguk korban luka imbas dari tragedi di Stadion Kanjuruhan. Selain itu, Jokowi juga memberikan santunan bagi 125 ahli waris korban meninggal dunia. (YouTube Kompas TV)

Baca juga: Pasca Tragedi Kanjuruhan, Marc Klok Harap Suporter Indonesia Bisa Lebih Kendalikan Emosi

Setelah itu, Jokowi langsung masuk ke dalam rumah sakit untuk menemui korban luka yang dirawat.

Selain itu, juga akan memberikan santunan kepada para ahli waris korban meninggal dunia.

Seperti diketahui, tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu (1/10/2022), kata Komisioner Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto, telah menelan korban sejumlah 131 orang.

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani/Yohanes Liestyo Poerwoto)

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved