Cuaca Ekstrem

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Senin, 31 Oktober 2022, BMKG: 25 Wilayah Hujan Lebat, Petir & Berangin

Inilah peringatan dini cuaca ekstrem oleh BMKG, untuk besok Senin (31/10/2022). 25 wilayah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin

Freepik/wirestock
Ilustrasi cuaca hujan - Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem oleh BMKG, untuk besok Senin (31/10/2022). Diketahui, 25 wilayah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem oleh BMKG, untuk besok Senin (31/10/2022).

Menurut situs resmi BMKG, 25 wilayah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

25 wilayah yang berpotensi hujan lebat dapat disertai peteir dan angin kencang disebutkan BMKG, di antaranya Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Lampung, Jawa Timur, NTT dan Kalimantan Utara.

BMKG memperbarui informasi peringatan dini cuaca ekstrem pada hari ini, Minggu (30/10/2022) pukul 12.21 WIB.

BMKG menjelaskan, Siklon Tropis NALGAE terpantau di Laut Cina Selatan dengan kecepatan angin maksimum mencapai 50 kt dan tekanan udara minimum 985 hPa yang bergerak ke arah barat laut.

Diketahui, sistem ini membentuk daerah peningkatan kecepatan angin (low level jet) hingga lebih dari 25 kt yang terpantau memanjang dari perairan utara Kalimantan hingga Filipina.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di 33 Kota, Senin 31 Oktober 2022, BMKG: Jogja Berawan, Gorontalo Hujan Petir

Bibit Siklon Tropis 94W terpantau di Samudra Pasifik utara Papua dengan kecepatan angin maksimum mencapai 20 kt dan tekanan udara minimum 1004.8 hPa yang bergerak ke arah barat.

Sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia barat Sumatera Barat-Bengkulu, di Samudra Hindia barat Banten.

Sistem ini memiliki potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada pada kategori sedang.

Daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang dari Samudra Hindia barat Sumatera Utara hingga Sumatera Utara, dari Samudera Hindia barat Bengkulu hingga perairan barat Kalimantan Barat.

Berlanjut dari Laut Banda hingga Laut Maluku bagian selatan, dari perairan utara Papua Barat hingga Laut Maluku bagian selatan, dan dari Papua bagian selatan hingga Laut Arafuru bagian timur.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis/bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah low level jet/konvergensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:

- Aceh

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved