Gangguan Ginjal

CV Budiarta Tuding BPOM Bikin Skenario Jahat, Minta Dibongkar dan Diselesaikan Sesuai Prosedur Hukum

CV Budiarta meminta skenario jahat BPOM terkait pengambilan sampel Propilen Glikol (PG) yang mengandung Etilen Glikol dan Detilen Glikol dibongkar

Tribunnews/Ibriza Fasti Ifhami
Kuasa Hukum CV Budiarta Djenny Suharso, dalam konferensi pers di wilayah Pluit, Jakarta Utara, Jum'at (11/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Ibriza Fasti Ifhami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - CV Budiarta meminta skenario jahat Badan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait pengambilan sampel Propilen Glikol (PG) yang mengandung Etilen Glikol (EG) dan Detilen Glikol (DG) dibongkar.

Kuasa Hukum CV Budiarta Djenny Suharso, mengatakan skenario jahat BPOM harus dibongkar dan diselesaikan sesuai prosedur hukum.

"Ini (skenario BPOM) harus dibongkar. Ini harus diselesaikan dengan baik dan benar," kata Djenny Suharso dalam konferensi pers di wilayah Pluit, Jakarta Utara, Jumat (11/11/2022).

Djenny berharap BPOM sebagai badan terkait dapat melakukan pengawasan secara komprehensif.

Menurutnya, pengawasan yang dilakukan BPOM seharusnya merupakan pengawasan preventif.

Baca juga: CV Budiarta Tuding BPOM Bikin Skenario Jahat, Sampel Propilen Glikol Tak Diambil Pakai Jeriken

Tapi, Djenny justru menilai pengawasan lembaga tersebut malah bersifat reaktif dalam kasus ini.

"Saya berharap atau kami berharap dalam melakukan pengawasan ini harus secara komprehensif," katanya.

"Pengawasan itu tindakan preventif, bukan tindakan reaktif," jelas Djenny.

Sebagai informasi, CV Budiarta telah disebut BPOM sebagai salah satu pemasok propilen glikol bahan baku obat sirup yang tercemar kandungan etilen glikol kepada CV Yarindo Farmatama.

Sebelumnya diberitakan, BPOM mengungkap CV Samudra Chemical sebagai supplier bahan pelarut obat sirup Propilen Glikol (PG) yang tidak memenuhi syarat.

Ditemukan sampel bahan pelarut yang didistiribusikan ke perusahaan farmasi mengadung Etilen Glikol (EG) hampir 100 persen.

Baca juga: BPOM: CV Samudra Chemical Palsukan Bahan Pelarut Obat Sirop, Isinya 99 Persen Etilen Glikol

Kepala BPOM RI Penny K Lukito mengatakan, berdasarkan sampel bahan kimia CV SC yang telah diuji di laboratorium, hasilnya menunjukan sebanyak 10 sampel bahan baku pelarut Propilen Glikol yang disampling terdeteksi mengandung EG sebesar 4,69-99,09 persen, sedangkan 2 sampel tidak terdeteksi EG.

Juga hasil pengujian terhadap 2 sampel bahan baku pelarut Sorbitol yang juga disampling pada lokasi, terdeteksi mengandung EG dan DEG sebesar 0,03 persen-1,34 persen.

Halaman
12
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved