KTT G20 Bali

Menlu Rusia Tiba di Bali, Wakili Presiden Putin yang Absen di KTT G20

Lavrov disambut Menteri BUMN Erick Thohir dan juga Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Willem Jonata
Ist
Turun dari pesawat, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov disambut Menteri BUMN Erick Thohir dan juga Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov tiba di Bali untuk menghadiri KTT G20 pada 15-16 November 2022.

Dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden Lavrov tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Minggu malam, (13/11/2022).

Lavrov akan memimpin delegasi Rusia mewakili Presiden Vladimir Putin yang tidak hadir dalam KTT G20.

Turun dari pesawat Lavrov disambut Menteri BUMN Erick Thohir dan juga Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva.

Baca juga: Menkumham Yasonna Laoly Sidak Bandara I Gusti Ngurah Rai, Cek Alur Kedatangan Delegasi G20 di Bali

Usai bersalaman dengan Menteri BUMN Lavrov langsung masuk ke mobil berbendera Rusia dengan Nopol diplomat yang telah disiapkan.

Sain Menlu Rusia, Presiden AS Joe Biden pun telah tiba di Indonesia. Kedatangan Biden disambut oleh Menparekraf Sandiaga Uno.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sudah mendapat laporan bahwa penyelenggaraan KTT G20 sudah siap. 17 Kepala Negara dipastikan hadir dalam forum utama kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa tersebut.

“Ini sangat menggembirakan ditengah masa yang sangat sulit seperti sekarang ini,” kata Presiden.

Baca juga: 17 Kepala Negara Hadir di KTT G20, Presiden Jokowi: Ini Sangat Menggembirakan

Apalagi kata Jokowi, Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping hadir. Dalam forum tersebut Indonesia kata Presiden siap memperjuangkan perdamaian dan mencari solusi sejumlah masalah global sekarang ini.

“Indonesia terus memperjuangkan perdamaian dunia serta menjadi bagian dari solusi berbagai krisis dan pemulihan ekonomi,” pungkasnya.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved