Bursa Capres

Dimandatkan NasDem Safari Politik, Anies Baswedan Direncanakan Ikut Natal di Papua  

Sejak dideklarasikan sebagai Capres 2024 oleh NasDem, Anies dimandatkan untuk mensosialisasikan dirinya ke banyak wilayah

Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Fersianus Waku
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai NasDem Ahmad Ali pada sela-sela acara rangkaian HUT Partai NasDem di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (10/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Mario Christian Sumampow

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon presiden yang dideklarasikan oleh Partai NasDem direncanakan bakal merayakan Natal di Papua

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali mengatakan agenda ini merupakan rentetan kegiatan Anies atas mandat yang diberikan NasDem.

Sejak dideklarasikan sebagai Capres 2024 oleh NasDem, Anies dimandatkan untuk mensosialisasikan dirinya ke banyak wilayah.

Dalam safarinya, Anies juga ditugasi untuk menularkan gagasan dan pikirannya ke banyak pihak. 

"Anies karena hari ini sudah dapat mandat dari NasDem, sudah keharusan dia menularkan gagasan-gagasan, pikiran-pikiran ke bangsa ini. Waktu dekat tanggal 19 dan 20 ke Jabar, kemudian ke Sulteng 24 dan  25 serta Natal nasional di Papua," ujar Ali ketika dihubungi awak media, Rabu (16/11/2022).

Ali langsung menegaskan, Anies sebenarnya sudah sering turut dalam merayakan Natal semasa menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Namun menurutnya, hal tersebut tidak menarik untuk diberitakan, mengingat sosok Anies yang toleran. 

Baca juga: Di Hadapan Kader NasDem, Ahmad Ali: Insya Allah pada Tahun 2024 Anies Baswedan Jadi Presiden

"Tapi menarik kalau ketemu Habib Rizieq, mempertegas intoleran. Kenapa NasDem memilih Anies? Karena keberagaman toleransi di Jakarta," jalas Ali. 

Ali lalu juga mengungkit kedatangan Anies ke Sumatera beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan yang jadi sorotan hanya hiruk pikuk kedatangan Anies. 

Namun, pertemuan Anies dengan tokoh lintas agama hingga kedatangannya ke gereja tidak menjadi fokus utama.

"Sesungguhnya ini sisi lain dari Anies. Dia orang yang sangat toleran, hargai keragaman yang ada.

Di satu sisi taat pada keyakinannya, jadi kemampuan menghargai mengakui keragaman Indonesia itu jadi salah satu," tegas Ali. 
 

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved