Gempa Berpusat di Cianjur

Yahya Berharap Tubuh Istrinya Cepat Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan Imbas Gempa Cianjur

Yahya berrharap istrinya Indri (26) yang sedang hamil 5 bulan bisa secepatnya dievakuasi dari reruntuhan bangunan imbas gempa Cianjur.

Penulis: Fahmi Ramadhan
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Fahmi Ramadhan
Yahya berrharap istrinya Indri (26) yang sedang hamil 5 bulan bisa secepatnya dievakuasi dari reruntuhan bangunan imbas gempa Cianjur. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahmi Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yahya berrharap istrinya Indri (26) yang sedang hamil 5 bulan bisa secepatnya dievakuasi dari reruntuhan bangunan imbas gempa Cianjur.

Seperti diketahui Indri sampai saat ini belum juga ditemukan usai diduga tertimpa reruntuhan bangunan di Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat pada peristiwa gempa, Senin (21/11/2022).

"Saya minta supaya pemerintah bergerak cepat lah karena bagaimana pun apapun keadaanya mau enggak mau harus ditemukan," kata Yahya ketika ditemui di Desa Benjot, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022).

Yahya berharap istrinya bisa ditemukan bagaimanapun kondisinya.

Baca juga: Gempa Magnitudo 3,5 Kembali Guncang Cianjur

"Saya berharap istri saya ditemukan," ucap Yahya.

Sebelumnya diberitakan, dikutip dari TribunnewsBogor.com, nasib nahas menimpa Indri seorang ibu muda di Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Bagaimana tidak, Indri hingga saat diduga masih tertimbun di reruntuhan bangunan akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Cianjur.

Dugaan tersebut muncul lantaran sejak gempa pertama kali mengguncang, wanita yang diperkirakan berusia kurang dari 30 tahun tersebut tak kunjung terlihat hingga saat ini.

Menurut keterangan pamannya, Indri saat ini dalam kondisi mengandung anak ke duanya, dengan usia kandungan lima bulan.

Baca juga: Kunjungi Posko Pengungsi Gempa Cianjur, Mahyudin Sampaikan Sumbangan Hasil Urunan Anggota DPD RI

Sebelum Indri hilang kabar, Didin mengaku keponakannya tersebut sedang mencari makanan ringan di warung daerah rumahnya.

Dari pengakuan Didin, rumahnya dan Indri berjarak tak begitu jauh.

Sepulangnya Indri dari warung, kata dia, korban sempat mampir ke kediamannya untuk mampir dan bercerita bahwa apa yang dicari oleh keponakannya tersebut tidak didapatkan.

"Terus mampir kerumah saya ngobrol-ngobrol, saya kan lagi ngasih makan burung, engga lama belum disangkutin burungnya dia pergi, itungan detik engga lama gempa," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (22/11/2022).

Halaman
12
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved