Breaking News:

Gempa Berpusat di Cianjur

107 Jenazah Belum Teridentifikasi, BNPB Imbau Warga yang Merasa Anggota Keluarga Hilang Segera Lapor

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan berdasarkan perkembangan mengenai korban bencana gempa bumi di Cianjur, jumlah korban meninggal dunia ada 277 orang

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Wahyu Aji
Istimewa/Damkar Provinsi DKI Jakarta
Tim SAR gabungan kembali menemukan jasad korban yang tertimbun tanah longsor di Jalan Raya Cipanas-Puncak, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Foto proses penggalian jenazah perempuan di lokasi longsor Jalan Raya Cipanas- Puncak, Kabupaten Cianjur, Kamis (24/11/2022). 

Laporan Wartawan Trbunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan berdasarkan perkembangan per Kamis (24/11/2022) mengenai korban bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 272 orang.

Penambahan korban meninggal dunia usai ditemukan jenazah atas nama Nining berusia 64 tahun.

"Perkembangan terakhir terkait jumlah korban hari ini sebanyak 272 jenazah. Karena hari ini ditemukan satu jenazah atas nama ibu Nining umur 64 tahun," kata Suharyanto dalam konferensi pers di Youtube BNPB, Kamis.

Adapun dari 272 jenazah tersebut, 165 diantaranya sudah berhasil teridentifikasi. Sementara sisanya yakni 107 jenazah masih dalam proses.

BNPB mengimbau kepada masyarakat khususnya yang merasa anggota keluarganya hilang, agar melaporkan ke posko pusat tanggap bencana dengan menyertakan informasi jelas seperti nama, ciri-ciri tubuh maupun pakaian, hingga jenis kelamin.

Hal ini diperlukan lantaran dari 272 jenazah yang ditemukan, masih terdapat 107 jenazah yang belum teridentifikasi secara jelas.

Baca juga: Gempa di Cianjur, 300 Paket Sembako Buat Para Korban Diserahkan ke Satgas Bencana BUMN Jabar  

"Kami imbau khususnya pada masyarakat yang merasa anggota keluarganya hilang, dalam melaporkan ke posko agar jelas, nama, ciri-ciri, jenis kelamin dan sebagainya. Karena dari 272 jenazah yang ditemukan, masih ada 107 yang belum bisa diidentifikasi secara jelas," ungkap Suharyanto.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved