Polisi Tembak Polisi

Pengakuan Kuat Ma'ruf, Ungkap Ferdy Sambo Sobek Berita Acara Interogasi Hingga Bicara Siap Dipenjara

Kuat Maruf mengungkap Ferdy Sambo sempat sobek-sobek berita introgasi hingga memberikan pesan untuk siap dipenjara..

Penulis: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Terdakwa Kuat Ma'ruf menjalani sidang perdana terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022) malam. Kuat Maruf mengungkap sikap Ferdy Sambo hingga akhirnya kebohongan soal kasus tewasnya Brigadir J terbongkar. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuat Maruf terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J memberikan sejumlah pengakuan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022).

Kuat Maruf yang menjadi saksi untuk terdakwa Bharada Richard Eliezer alias Bharada E mengungkap saat dirinya pertama kali diperiksa Biro Provos Divisi Propam Polri setelah peristiwa pembunuhan Brigadir J yang diotaki Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 lalu.

Ketika diperiksa pertama kali oleh Biro Provos Propam Polri, Kuat Maruf mengaku dirinya belum mendapat arahan dari Ferdy Sambo soal skenario kematian Brigadir J di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baru setengah jalan menjalani pemeriksaan, tiba-tiba Ferdy Sambo datang ke ruangan tempat Kuat Maruf diinterogasi.

Baca juga: Kuat Maruf Dinyatakan Bohong Saat Diperiksa Lie Detector Soal Tak Lihat Sambo Tembak Brigadir J

"Kemudian datang Pak Sambo sobek-sobek kertas itu (Berita Acara Introgasi)," ujarnya kepada Majelis Hakim.

Sebelum Ferdy Sambo datang dan merobek BAI itu, Kuat Maruf menyebut bahwa dirinya telah membeberkan seluruh kronologi secara jujur kepada polisi yang menginterogasinya.

"Pada saat itu saya bingung mau cerita apa, saya ceritakan disitu," kata Kuat.

Seluruh kronologi pun diceritakannya kepada pihak Provos secara lengkap, mulai dari peristiwa di Magelang.

Sayangnya, cerita tersebut harus terhenti begitu Ferdy Sambo masuk ke ruangan.

Dirinya pun kemudian dikumplukan bersama Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dan Bripka Ricky Rizal.

Sambo pun bertanya kepada Kuat Maruf, "Kamu cerita apa?"

Kuat Maruf kemudian menyampaikan bahwa dirinya telah bercerita kejadian di Magelang.

Baca juga: Heran Keluarga Ferdy Sambo Menangis, Hakim Tanya ke Kuat Maruf: Ada Masalah Apa Sebenarnya?

Kemudian Ferdy Sambo memerintahkan agar dirinya tak perlu lagi menceritakan kejadian di Magelang.

"Sudah, enggak usah diceritakan yang di Magelang," kata Kuat Maruf menirukan kata-kata Ferdy Sambo saat itu.

Halaman
1234
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved