Ara Sirait: Hubungan Indonesia-Tiongkok Harus Setara dan Saling Bermanfaat untuk Kedua Negara

hubungan Indonesia-China setara, saling menghargai   dan saling bermamfaat bagi kedua negara. 

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Wahyu Aji
Dokumentasi acara
Advisor KADIN Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) Maruarar Sirait berbincang dengan Boy Tohir Ketua KIKT (tengah) dan pengusaha Edwin Soeryadijaya (kanan) di sela-sela acara New Year Gathering KIKT di The Langham, Jakarta, Rabu (25/1/2023). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Advisor KADIN Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) Maruarar Sirait mengatakan, hubungan Indonesia-China setara, saling menghargai dan bermanfaat untuk kedua negara. 

“Presiden Joko Widodo sudah mengarahkan  ke arah itu, yakni hubungan kesetaraan, dan itu harus diteruskan sebagai prinsip dasar saling menghargai diantara dua negara,” kata Ara saat menghadiri perhelatan New Year Gathering KIKT di The Langham, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Perhelatan New Year Gathering KADIN Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) dihadiri  Menteri BUMN Eric Tohir, Lu Kang Dubes China untuk Indonesia, Boy Tohir Ketua KIKT, Shinta Kamdani Wakil Ketua Umum KADIN, Djoko Suyanto mantan Panglima TNI, Edwin Soeryadijaya, Le Kun dan anggota lainnya di The Langham, SCBD Jakarta.

KIKT bertanggung jawab mengembangkan hubungan kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Tiongkok.

Ketua KIKT Boy Tohir dalam sambutannya mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2023. 

Tahun ini adalah Tahun Kelinci Air yang diprediksi banyak kesuksesan dalam usaha tentu tetap dengan tantangan bersama untuk terus tumbuh meraih sukses. 

Untuk itu, kata Boy Tohir, melalui acara ini, KIKT berharap hubungan erat terjalin antara KIKT dengan pemerintah Tiongkok.

Agar bisa bahu membahu investor Tiongkok mendapat mitra yang baik di Indonesia dan meningkatkan ekspor untuk kemakmuran bersama.

“KIKT sangat bangga dengan kerjasama Indonesia Tiongkok dibidang perdagangan harus meningkat. Juga berharap kekayaan seni budaya tinggi dari generasi ke generasi, agar kerjasama budaya terus ditingkatkan, untuk menguatkan kemajuan kedua negara,” ujarnya sembari selamat Tahun Baru, Gong Xie Fa Cai. 

Sementara Duta Besar China untuk Indonesia Lu Kang mengatakan mengapresiasi bahwa  saat ini Indonesia, khusus  kalangan Tiongkok antuasias merayakan Imlek.

Duta Besar China untuk Indonesia Lu Kang memberikan sambutan dalam acara New Year Gathering KADIN Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) di The Langham, SCBD Jakarta, Rabu (25/1/2023). 
Duta Besar China untuk Indonesia Lu Kang memberikan sambutan dalam acara New Year Gathering KADIN Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) di The Langham, SCBD Jakarta, Rabu (25/1/2023).  

Imlek perayaan penting di China. Satu tahun ini, sangat pesat perkembangan hubungan Indonesia Tiongkok, ini puncak tertinggi hubungan baik Indonesia Tiongkok

“Saya memperkirakan investasi Tiongkok di Indonesia  bisa tembus 150 milyar  US Dollar, bisa digabung dengan Hongkong akan  bisa mengalahkan Singapura sebagai  Investor di Indonesia. Terimakasih kepada KIKT meningkatkan kerjasama Indonesia-Tiongkok bidang perdagangan,” ujarnya.

Lu Kang juga menyampaikan terimakasih kepada Presiden Jokowi yang terus mendukung kerjasama Indonesia- Tiongkok. Juga kepada  Erick Tohir mendukung  kerjasama pebisnis Indonesia  dengan Tiongkok.

“Tahun 2023 harus merealisasikan apa yang pimpinan sudah tetapkan. Selama 10 tahun investasi Tiongkok di Indonesia tahun ini puncaknya. Salah satu kereta cepat Bandung. Saya imbau di sini meningkatkan kerjasama Indonesia-Tiongkok," katanya.

Erick Tohir menyampaikan bagaimana Presiden Jokowi dan Presiden Xie Jin Ping saat di G20 Bali menunjukkan hubungan erat  kedua negara.

New Year Gathering KADIN Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) di The Langham, SCBD Jakarta, Rabu (25/1/2023). 
New Year Gathering KADIN Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) di The Langham, SCBD Jakarta, Rabu (25/1/2023).  

"Salah satu hubungan Indonesia dan China  yang baik dan erat, terselenggara saat  penyedian vaksin Covid-19,” ujarnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved