Sabtu, 11 April 2026

Kemendikbudristek: Mahasiswa Jadi Modal Wujudkan Indonesia Emas 2045

Menurut Sri, pendidikan menjadi modal penting dalam membangun SDM sebuah bangsa.

Ist
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek Sri Gunani Partiwi saat acara pengukuhan Program TELADAN, Kamis (2/2/2023). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek Sri Gunani Partiwi mengatakan para mahasiswa menjadi modal untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Generasi saat ini, menurut Sri, memiliki potensi menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

"Kami nantikan generasi sekarang, adik adik mahasiswa 20 tahun lagi. Setelah lulus kemudian akan melakukan apapun yang bermanfaat dan membangun bangsa kita menuju cita-cita Indonesia Emas 2045, bukan hal yang mustahil," ujar Sri saat acara pengukuhan Program TELADAN, Kamis (2/2/2023).

Dirinya optimis Indonesia Emas akan dapat dicapai dengan kekuatan para mahasiswa.

Menurut Sri, pendidikan menjadi modal penting dalam membangun SDM bangsa.

"Indonesia Emas akan bisa dicapai, karena kita bangsa yang kuat. Punya generasi adik mahasiswa yang luar biasa. Pendidikan salah satu modal untuk membangun SDM bangsa. Terima kasih kepada Tanoto, semoga adik bisa berproses dengan baik," ucap Sri.

Pada kesempatan yang sama Duta Besar Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, mengatakan kompetisi di masa depan akan semakin ketat.

Baca juga: Kemendikbudristek: Kurikulum Merdeka Tidak Akan Persulit Guru Dalam Pembelajaran

"Namun ini harus membuat adik-adik menjadi lebih kreatif. Adik-adik harus terus berusaha menjadi versi terbaik dari diri Anda, dan jangan lupa untuk berkontribusi pada kemajuan serta pembangunan bangsa dan negara," katanya.

Pengukuhan Program TELADAN dilakukan Tanoto Foundation 170 peserta yang merupakan mahasiswa tahun pertama dari sembilan perguruan tinggi mitra yang lolos seleksi dari ribuan pendaftar.

Sembilan perguruan tinggi mitra tersebut adalah IPB University, Institut Teknologi Bandung, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Riau, dan Universitas Sumatera Utara.

"Mereka dapat menggunakan kesempatan ini untuk membangun diri menjadi pemimpin masa depan yang berkontribusi secara positif bagi komunitasnya," kata CEO Global Tanoto Foundation, Satrijo Tanudjojo.

Pendaftaran program TELADAN angkatan 2024 akan kembali dibuka pada pertengahan tahun 2023.

Head of Leadership Development and Scholarship Tanoto Foundation, Aryanti Savitri menjelaskan Tanoto Scholars akan mengikuti program pengembangan kepemimpinan yang terstruktur.

Program ini mulai dari Lead Self di semester 2-4, Lead Others di semester 5-7, dan Professional Preparation di semester 8.

"Mereka juga dapat mengembangkan diri melalui beragam menu experiential learning yang kami kemas dalam Leadership Development Sphere," kata Savitri.

Proses seleksi peserta Program TELADAN angkatan 2023 dilakukan secara daring melalui tiga tahapan, yaitu seleksi administrasi, tes potensi kepemimpinan, dan wawancara.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved