Jumat, 29 Agustus 2025

Prakiraan Cuaca

Info Peringatan Dini Jumat, 9 Juni 2023, BMKG: 25 Wilayah Mengalami Cuaca Ekstrem

Berikut peringatan dini dari BMKG Jumat, 9 Juni 2023, 25 wilayah mengalami cuaca ekstrem hujan lebat, kilat, angin kencang.

Editor: Arif Fajar Nasucha
pixabay.com
Ilustrasi cuaca ekstrem - Berikut peringatan dini dari BMKG Jumat, 9 Juni 2023, 25 wilayah mengalami cuaca ekstrem hujan lebat, kilat, angin kencang. 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah informasi peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) besok, Jumat 9 Juni 2023.

Dikutip dari bmkg.go.id, cuaca ekstrem terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

Berdasarkan laporan dari BMKG, cuaca ekstrem terjadi di 25 wilayah di Indonesia.

Potensi hujan disertai kilat dan angin kencang akan terjadi di 5 wilayah berikut ini.

Sementara angin kencang terjadi di dua wilayah lainnya.

Kemudian di 18 wilayah lainnya akan mengalami hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.

Baca juga: Cuaca Besok - BMKG: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin di 18 Wilayah pada Jumat, 9 Juni 2023

Wilayah yang berpotensi terjadi angin kencang:

-  Nusa Tenggara Barat

-  Sulawesi Barat

Wilayah yang berpotensi terjadi hujan kilat/petir dan angin kencang:

- Kep. Riau

- Jawa Barat

- Nusa Tenggara Timur

- Sulawesi Selatan

- Sulawesi Tenggara

Baca juga: Cuaca Hari Ini - BMKG: 20 Wilayah Berpotensi Hujan pada Kamis, 8 Juni 2023

Wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:

- Aceh

- Sumatera Utara

- Sumatera Barat

- Riau

- Bengkulu

- Jambi

- Sumatera Selatan

- Kep. Bangka Belitung

- Lampung

Baca juga: Analisis BMKG soal Gempa M 6.0 Dini Hari di Pacitan

- Banten

- Kalimantan Barat

- Kalimantan Tengah

- Kalimantan Utara

- Kalimantan Timur

- Sulawesi Tengah

- Maluku

- Papua Barat

- Papua

Baca juga: BMKG: Waspada Potensi Gelombang Setinggi 6 Meter di Perairan Selatan Pulau Jawa pada 8-9 Juni 2023

Siklon Tropis Guchol terpantau di Laut Filipina sebelah Timur Filipina dengan kecepatan angin maksimum mencapai 50 knot (95 km/jam) dan tekanan udara 992.0 mb yang bergerak ke arah Barat Barat Laut menjauhi wilayah Indonesia.

Sistem ini menginduksi peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet) yang memanjang di Samudra Pasifik sebelah Timur Filipina.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis dan di sepanjang daerah low level jet tersebut.

Daerah Konvergensi terpantau memanjang dari perairan utara Jawa Barat hingga Lampung-Bengkulu, dari Sumatera Selatan hingga Jambi, dari Bangka Belitung hingga Kep. Riau.

Selain itu, di Kalimantan Utara, di Sulawesi Tenggara, di NTT
bagian timur, dan di Maluku bagian selatan juga mengalami konvergensi yang memanjang.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan