Senin, 8 Juni 2026

Wabah Antraks

Wabah Antraks, Kementerian Pertanian Suntik Antibiotik Ratusan Kambing dan Sapi di Gunungkidul

Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nuryani Zainuddin ungkap telah melakukan penyuntikan antibiotik usai munculnya kasus antraks

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Wahyu Aji
Freepik
ilustrasi sapi sehat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nuryani Zainuddin ungkap telah melakukan penyuntikan antibiotik usai munculnya kasus antraks di Gunungkidul, Yogyakarta

"Kami sudah melakukan penyuntikan (antibiotik) pada 78 sapi dan 286 kambing domba di daerah rentan. Jadi untuk menghindari adanya infeksi kepada ternak masih sehat," ungkapnya pada konferensi pers virtual, Jumat (7/7/2023). 

Penyuntikan antibiotik dilakukan pada semua hewan rentan tertular.

Selain itu penyuntikan juga dilakukan di daerah yang terancam tertular. 

Selain melakukan penyuntikan, pihaknya juga telah melakukan investigasi dan penelusuran pada kasus hewan ternak. 

Investigasi ini bertujuan untuk mencari tahu sejauh mana perkembangan antraks di wilayah di daerah Gunungkidul.

Kemudian melakukan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) oleh dinas PKH dan dinas kesehatan kabupaten Gunungkidul.

Selain itu, Nuryani menyebutkan jika pihaknya telah melakukan vaksinasi antraks pada daerah yang tertular. 

Program vaskin pun dilanjutkan ke daerah berisiko yang ada disekelilingnya.

Langkah lain adalah melakukan dekontaminasi dan desifektan menggunakan formalin pada lokasi penyembelihan dan penguburan ternak.

Baca juga: Kementerian Pertanian Tegaskan Antraks Tidak Akan Hilang Walau Daging Telah Dimasak atau Direbus

Termasuk menghentikan semua lalu lintas ternak keluar dan masuk dari lokasi tertular. 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved