Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini Hari Ini, 22 Agustus 2023, BMKG: 21 Wilayah Terjadi Cuaca Ekstrem
Peringatan dini cuaca ekstrem BMKG hari ini, 22 Agustus 2023, terpantau 21 wilayah akan berpotensi terjadi hujan lebat, kilat dan angin kencang.
TRIBUNNEWS.COM - Berikut peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini, Selasa 22 Agustus 2023.
Mengutip dari bmkg.go.id, peringatan dini cuaca ekstrem terjadi di beberapa wilayah di Indonesia hari ini.
Menurut laporan dari BMKG, cuaca ekstrem terjadi di 21 wilayah di Indonesia.
Cuaca ekstrem angin kencang terjadi di 4 wilayah di Indonesia.
Sementara pada 3 wilayah lainnya terpantau akan mengalami cuaca ekstrem hujan, kilat, disertai angin kencang.
Kemudian di 14 wilayah lainnya juga akan terjadi hujan lebat disertai kilat, petir, disertai angin kencang.
Baca juga: Cuaca Hari Ini - BMKG: 14 Wilayah Berikut Berpotensi Hujan Lebat pada Selasa, 22 Agustus 2023
Wilayah yang berpotensi terjadi angin kencang:
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Selatan
Wilayah yang berpotensi terjadi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:
- Riau
- Sumatera Selatan
- Lampung
Baca juga: Info Cuaca Besok, 22 Agustus 2023 di Indonesia, BMKG: Samarinda Hujan Ringan Siang dan Malam
Wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Bengkulu
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Utara
Baca juga: Cuaca Hari Ini - BMKG: Hujan Lebat hingga Angin Terjadi di 14 Wilayah pada Senin, 21 Agustus 2023
- Kalimantan Timur
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Tengah
- Maluku Utara
- Maluku
- Papua Barat
- Papua
Baca juga: Cuaca Hari Ini - BMKG: 14 Wilayah Berikut Berpotensi Hujan Lebat pada Selasa, 22 Agustus 2023
Pemicu Cuaca Ekstrem
Sirkulasi Siklonik terpantau di Samudra Pasifik timur Filipina yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang.
Konvergensi memanjang di perairan Filipina bagian selatan hingga Samudra Pasifik timur Filipina.
Daerah konvergensi juga terpantau memanjang di Samudra Hindia barat Sumatera, dari Jambi hingga perairan timur Riau, dari Kalimantan Barat hingga Laut Natuna Utara.
Selain itu dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara, dari Laut Halmahera bagian timur hingga Samudra Pasifik utara Papua Barat, dari Papua hingga Papua Barat, dan di Samudra Pasifik utara Papua juga terjadi konvergensi memanjang.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-cuaca-ekstrem-di-wilayah-jawa-tengah.jpg)