Jumat, 24 April 2026

MUI: Tidak Ada Tempat untuk Perundungan dan Pelecehan di Lingkungan Pesantren

Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, mengajak para santri untuk mencegah perundungan hingga kekerasan seksual di lingkungan pesantren.

Tribunnews.com/Ibriza
Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan. Amirsyah Tambunan, mengajak para santri untuk mencegah perundungan hingga kekerasan seksual di lingkungan pesantren. Menurut Amirsyah, seluruh pihak di pondok pesantren harus mengutamakan nilai-nilai Asmaul Husna untuk menumbuhkan kasih sayang, kelembutan, perkataan yang menyenangkan dan menentramkan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI),  Amirsyah Tambunan, mengajak para santri untuk mencegah perundungan hingga kekerasan seksual di lingkungan pesantren.

Menurut Amirsyah, seluruh pihak di pondok pesantren harus mengutamakan nilai-nilai Asmaul Husna untuk menumbuhkan kasih sayang, kelembutan, perkataan yang menyenangkan dan menentramkan.

Bukan perkataan yang memprovokasi, adu domba, apalagi perkataan yang melecehkan dan memfitnah.

“Bagi para santri-santri seluruh Indonesia, stop bully, kekerasan, pelecehan seksual," ujar Amirsyah.

Baca juga: RI Darurat Kekerasan di Sekolah, Ratusan Kasus Pelecehan Seksual dan Perundungan

Hal tersebut diungkapkan oleh Amirsyah pada Sosialisasi Hasil-Hasil Roadshow 3 dan Penguatan Pesantren Ramah Anak dengan tema ‘Menguatkan Karakter Pesantren Anti Kekerasan dan Ramah Anak’ di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kab. Jombang, Jawa Timur.

Menurut Amirsyah, pesantren tidak boleh menjadi tempat terjadinya perundungan dan kekerasan seksual.

Para santri, kata Amirsyah, harus mampu menciptakan tempat yang kondusif untuk pembelajaran.

"Tidak ada tempat untuk perundungan, kekerasan dan pelecehan di pondok pesantren yang ada hanya tempat untuk kasih sayang. Tidak ada tempat untuk tindakan dan kata-kata yang melecehkan dan memfitnah,” kata Amirsyah.

Seperti diketahui, berdasarkan data Kementerian Agama pada tahun 2022/2023, ada lebih dari 39.000 pesantren di Indonesia.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved