Irjen Pol. Herry Heryawan, S.I.K., M.H.
Irjen Pol Herry Heryawan alias Herimen adalah jenderal asal Ambon yang menjabat sebagai Stafsus Mendagri.
TRIBUNNEWS.COM - Inspektur Jenderal Polisi atau Irjen Pol. Herry Heryawan, S.I.K., M.H. adalah seorang perwira tinggi (Pati) di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Di Polri, Irjen Herry Heryawan diamanahkan untuk mengemban jabatan sebagai Staf Khusus Menteri Dalam Negeri (Stafsus) RI.
Jenderal bintang dua ini mulai menjadi anak buah Mendagri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, B.A., M.A., Ph.D. pada November 2023.
Sepanjang kariernya, Herry Heryawan juga pernah menduduki posisi sebagai Dirsidik Densus 88 AT Polri.
Irjen Herry Herryawan lahir di Ambon pada tanggal 23 Februari 1972.
Ia dikenal sebagai polisi yang garang dan berpengalaman dalam bidang reserse.
Polisi yang akrab disapa Herimen ini adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996.
Baca juga: Marsdya TNI Purn. Hadiyan Sumintaatmadja
Baca juga: Marsekal TNI Purn. Yuyu Sutisna
Di Akpol, ia satu angkatan dengan Brigjen Pol. H. Muhammad Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si.
Sederet pendidikan yang pernah ditempuh Herry di antaranya adalah Dan Pa Serse (1997), Lan Pa Serse (1999), KIBI PTIK (2001), Interpol Genocide Crime di Lyon Prancis (2004), Child Pornography Based on Computer di Hongkong (2004), International Law Enforcement Agency di Bangkok (2005), dan Computer Crime dan International Law Enforcement Agency di Rosswell, USA untuk program Post Management (2007).
Ia memiliki nama lengkap Irjen Pol. Herry Heryawan, S.I.K., M.H.
Perjalanan Karier
Karier Irjen Herry Heryawan sudah malang melintang di dalam kepolisian tanah air.
Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diemban olehnya.
Herimen tercatat pernah menjabat sebagai Wakapolresta Tanjung Pinang (2009), Kaden 88 Anti Teror Ditreskrim Polda Kepulauan Riau (2009), dan Pamen Polda Kepri (2010).
Selain itu, ia juga sempat menjabat sebagai Kasubdit Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2011) dan Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2013).
Baca Selanjutnya: Ferdy sambo
Baca Selanjutnya: Komjen pol purn jusuf manggabarani
Karier Irjen Herry Heryawan makin moncer setelah ia didapuk menjadi Wadirreskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2016.
Di tahun yang sama, jenderal asal Ambon ini diangkat untuk menjabat sebagai Kapolresta Depok.
Satu tahun kemudian, ia dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Penindakan Densus 88 AT.
Setelah itu, Herry ditunjuk untuk mengisi kursi jabatan sebagai Dirresnarkoba Polda Metro Jaya pada tahun 2019.
Pada tahun 2020, Irjen Herry Heryawan lalu dipercaya untuk menjabat sebagai Dirsidik Densus 88 AT Polri.
Barulah di tahun 2023 Herry Heryawan diangkat menjadi Stafsus Mendagri RI.
Pangkat
Inspektur Polisi Dua (1996)
Inspektur Polisi Satu (2000)
Ajun Komisaris Polisi (2003)
Komisaris Polisi (2008)
Ajun Komisaris Besar Polisi (2012)
Baca Selanjutnya: Komjen pol purwadi arianto
Baca Selanjutnya: Komjen pol mohammad fadil imran
Komisaris Besar Polisi (2017)
Brigadir Jenderal Polisi (2021)
Inspektur Jenderal Polisi (2023)
Rekam Jejak
Sepanjang kariernya, Irjen Herry Heryawan sudah pernah beberapa kali menangani kasus kejahatan.
Pada tahun 2009, dia pernah terlibat dalam penangkapan gembong teroris Noordin Mohamad Top atau Noordin M Top.
Ia juga terlibat dalam penangkapan pimpinan Jamaah Islamiyah Indonesia Abu Bakar Ba’asyir pada tahun 2010.
Selain itu, Herimen juga pernah menangani kasus pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin oleh Jessica Kumala Wongso.
Herry Heryawan juga telah menelurkan sejumlah karya tulis berupa buku.
Ada tiga buku yang sudah ia rilis, di antaranya; Himpunan Perundang-undangan tentang Free Trade Zone (2010), RESMOB “To Serve and To Protect People” (2012), dan Kiprah Subdit Umum (Jatanras) Polda Metro Jaya dalam Penegakan Hukum (2014).
Biodata
Nama: Herry Heryawan
Tempat dan Tanggal Lahir: Ambon, 23 Februari 1972
Agama: -
Profesi: Pati Polri
Pangkat: Inspektur Jenderal atau Irjen
Istri: -
Anak: -
Lulusan Akpol: 1996
Instagram: -
Facebook: -
(tribunnews.com/Rakli Almughni)
Sumber: Wikipedia, TribunnewsWiki