Idul Adha 2025
5 Cara Cegah Kolesterol Naik setelah Makan Daging Kurban Idul Adha, Nomor 2 Metode Memasak
Berikut tips yang dapat membantu Anda menikmati daging kurban idul Adha tanpa harus mengorbankan kesehatan naik kolesterol
TRIBUNNEWS.COM - Perayaan Idul Adha selalu membawa kebahagiaan, terutama dengan melimpahnya daging sapi dan kambing kurban.
Namun, mengonsumsi daging merah berlebihan, terutama bagian yang tinggi lemak jenuh , dapat memicu lonjakan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Menjaga pola makan saat Idul Adha bukan berarti menghindari daging sama sekali, melainkan mengatur jumlah, cara masak, dan mengimbangi dengan sayur dan buah kaya serat.
Dengan cara ini, Anda bisa tetap menikmati lezatnya daging kurban tanpa khawatir kolesterol melonjak.
Berikut tips yang dapat membantu Anda menikmati daging kurban tanpa harus mengorbankan kesehatan:
1. Pilih Potongan Daging yang Rendah Lemak
Verywell Health menyebutkan bahwa memilih daging yang ramping adalah langkah awal yang tepat untuk mengurangi asupan lemak jenuh.
Tidak semua bagian daging tinggi lemak.
Pilih bagian seperti:
- Sirloin, tenderloin, atau daging bagian paha
- Daging giling yang rendah lemak (minimal 90 persen)
Baca juga: 20 Ucapan Selamat Idul Adha Bahasa Arab, Bahasa Inggris serta Terjemahannya, Unggah di Medsos
2. Gunakan Metode Memasak Sehat
Healthline menyarankan teknik memasak rendah lemak sebagai langkah pencegahan kolesterol tinggi.
Alih-alih menggoreng atau memasak dengan santan kental:
- Pilih panggang, rebus, kukus, atau tumis ringan
- Gunakan minyak sehat seperti minyak zaitun atau minyak kanola
3. Batasi Porsi Daging Merah
WebMD menekankan pentingnya pembatasan konsumsi daging untuk pengelolaan kolesterol.
Makan secukupnya, misalnya:
- Tidak lebih dari 140 gram/hari
- Hindari makan jeroan, kulit, atau lemak putih yang menempel
4. Imbangi dengan Buah dan Sayuran Penurun Kolesterol
Buah dan sayuran kaya serat larut sangat membantu mengikat kolesterol di saluran pencernaan.
Mayo Clinic merekomendasikan serat larut dan makanan nabati sebagai strategi alami menurunkan kolesterol.
Buah-Buahan:
- Apel (mengandung pektin)
- Alpukat (lemak tak jenuh tunggal)
- Jeruk dan buah beri (tinggi antioksidan)
- Pisang (sumber serat dan kalium)
Sayuran dan Serat Tinggi:
- Brokoli, bayam, wortel
- Kacang-kacangan seperti almond dan kacang kedelai
- Oatmeal, biji chia, dan flaxseed
5. Lakukan Aktivitas Fisik Rutin
CDC menyarankan 150 menit aktivitas aerobik per minggu untuk kesehatan kardiovaskular.
Aktivitas ringan–sedang secara konsisten bisa:
- Meningkatkan kolesterol HDL ("baik")
- Membantu menurunkan berat badan
Rekomendasi:
- Jalan kaki 30 menit, 5x seminggu
- Bersepeda, yoga, atau berenang
(Tribunnews.com/ Chrysnha)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/knpi-salurkan-daging-kurban_20210721_233814.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.