Sabtu, 9 Mei 2026

Idul Adha 2025

5 Cara Cegah Kolesterol Naik setelah Makan Daging Kurban Idul Adha, Nomor 2 Metode Memasak

Berikut tips yang dapat membantu Anda menikmati daging kurban idul Adha tanpa harus mengorbankan kesehatan naik kolesterol

Tayang:
Tribunnews/Jeprima
KOLESTEROL DAGING KURBAN - Panitia melakukan pemotongan hewan kurban di DPP KNPI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/7/2021). Berikut tips yang dapat membantu Anda menikmati daging kurban idul Adha tanpa harus mengorbankan kesehatan naik kolesterol 

TRIBUNNEWS.COM - Perayaan Idul Adha selalu membawa kebahagiaan, terutama dengan melimpahnya daging sapi dan kambing kurban.

Namun, mengonsumsi daging merah berlebihan, terutama bagian yang tinggi lemak jenuh , dapat memicu lonjakan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Menjaga pola makan saat Idul Adha bukan berarti menghindari daging sama sekali, melainkan mengatur jumlah, cara masak, dan mengimbangi dengan sayur dan buah kaya serat.

Dengan cara ini, Anda bisa tetap menikmati lezatnya daging kurban tanpa khawatir kolesterol melonjak.

Berikut tips yang dapat membantu Anda menikmati daging kurban tanpa harus mengorbankan kesehatan:

1. Pilih Potongan Daging yang Rendah Lemak

Verywell Health menyebutkan bahwa memilih daging yang ramping adalah langkah awal yang tepat untuk mengurangi asupan lemak jenuh.

Tidak semua bagian daging tinggi lemak.

daging giling1
daging giling1 (net)

Pilih bagian seperti:

  • Sirloin, tenderloin, atau daging bagian paha
  • Daging giling yang rendah lemak (minimal 90 persen)

Baca juga: 20 Ucapan Selamat Idul Adha Bahasa Arab, Bahasa Inggris serta Terjemahannya, Unggah di Medsos

2. Gunakan Metode Memasak Sehat

Healthline menyarankan teknik memasak rendah lemak sebagai langkah pencegahan kolesterol tinggi.

Alih-alih menggoreng atau memasak dengan santan kental:

  • Pilih panggang, rebus, kukus, atau tumis ringan
  • Gunakan minyak sehat seperti minyak zaitun atau minyak kanola

3. Batasi Porsi Daging Merah

Terlalu banyak mengonsumsi daging merah berdampak buruk terhadap kesehatan.
Terlalu banyak mengonsumsi daging merah berdampak buruk terhadap kesehatan. (Pexels)

WebMD menekankan pentingnya pembatasan konsumsi daging untuk pengelolaan kolesterol.

Makan secukupnya, misalnya:

  • Tidak lebih dari 140 gram/hari
  • Hindari makan jeroan, kulit, atau lemak putih yang menempel

4. Imbangi dengan Buah dan Sayuran Penurun Kolesterol

Buah dan sayuran kaya serat larut sangat membantu mengikat kolesterol di saluran pencernaan.

Mayo Clinic merekomendasikan serat larut dan makanan nabati sebagai strategi alami menurunkan kolesterol.

Buah-Buahan:

  • Apel (mengandung pektin)
  • Alpukat (lemak tak jenuh tunggal)
  • Jeruk dan buah beri (tinggi antioksidan)
  • Pisang (sumber serat dan kalium)

Sayuran dan Serat Tinggi:

  • Brokoli, bayam, wortel
  • Kacang-kacangan seperti almond dan kacang kedelai
  • Oatmeal, biji chia, dan flaxseed

5. Lakukan Aktivitas Fisik Rutin

Merayakan Tahun Baru Islam 1440 H, grup senam Aerobik BR Ceria melakukan senam gabungan yang berlangsung di Balai Rakyat Pondok Jaya, Selasa (11/9/2018). TRIBUNNEWS.COM/IST
Merayakan Tahun Baru Islam 1440 H, grup senam Aerobik BR Ceria melakukan senam gabungan yang berlangsung di Balai Rakyat Pondok Jaya, Selasa (11/9/2018). TRIBUNNEWS.COM/IST (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

CDC menyarankan 150 menit aktivitas aerobik per minggu untuk kesehatan kardiovaskular.

Aktivitas ringan–sedang secara konsisten bisa:

  • Meningkatkan kolesterol HDL ("baik")
  • Membantu menurunkan berat badan

Rekomendasi:

  • Jalan kaki 30 menit, 5x seminggu
  • Bersepeda, yoga, atau berenang

(Tribunnews.com/ Chrysnha)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved