Kamis, 14 Mei 2026

Kunjungan Presiden Ke Luar Negeri

Presiden Prabowo: Rakyat Indonesia Tidak Lupa Jasa Rusia

Menurut Presiden Prabowo banyak bangunan atau gedung tidak hanya di Jakarta, yang merupakan hasil dari bantuan Rusia saat itu.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
/Biro Pers Sekretariat Presiden
PERTEMUAN BILATERAL - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di St. Petersburg, Kamis (19/6/2025). Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa Indonesia tidak lupa dengan peran historis Uni Soviet yang kini menjadi Federasi Rusia dalam membantu pembangunan Indonesia pada masa-masa awal kemerdekaan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa Indonesia tidak lupa dengan peran historis Uni Soviet yang kini menjadi Federasi Rusia dalam membantu pembangunan Indonesia pada masa-masa awal kemerdekaan.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo, dalam pernyataan pers bersama Presiden Rusia Vladimir Putin usai pertemuan bilateral di Istana Konstantinovsky, Kamis (19/6/2025).

Baca juga: Di Rusia, Prabowo Tegaskan Indonesia Hormati Kedaulatan Tiap Negara: Kami Utamakan Kolaborasi

"Sewaktu Indonesia masih baru merdeka dan masih sangat miskin, Uni Soviet pada saat itu dimana Rusia adalah inti sudah sangat membantu kami, sampai hari ini rakyat Indonesia tak lupa dengan bantuan dari Rusia," kata Prabowo.

Menurut Presiden Prabowo banyak bangunan atau gedung tidak hanya di Jakarta, yang merupakan hasil dari bantuan Rusia saat itu.

"Tidak hanya di ibu kota kami, tapi di kota besar kami begitu banyak gedung gedung besar, jembatan, kereta api, prabrik besar yang dibangun dengan bantuan Rusia," katanya.

Menurut Prabowo, saat itu Rusia memberikan bantuan tanpa meminta dikembalikan dalam waktu cepat.  Sehingga kemudian Indonesia secara bertahap membayar bantuan tersebut.

Baca juga: Prabowo Ingin Tambah Jumlah Anak Muda Indonesia Belajar di Rusia dengan Beasiswa

"Pada saat Indonesia masih sangat miskin Rusia membantu tanpa meminta kita kembali bayar utang dalam waktu cepat, tapi akhirnya walaupun beberapa puluh tahun kami kembalikan utang kami pada saat itu," katanya.

Kepala Negara mengatakan bahwa hubungan antara Rusia dengan Indonesia memiliki sejarah yang  panjang. Saat ini hubungan Indonesia dengan Rusia mencapai usia yang ke-75 tahun.

"Federasi Rusia selalu menjadi mitra penting bagi Indonesia di bidang politik, ekonomi dan sosial dan budaya," pungkasnya.

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved