Jumat, 8 Mei 2026

Indonesia Disebut Aman Jika Perang Dunia Ketiga Benar Terjadi, Lemhannas: Harus Tetap Waspada

Gubernur Lemhanas menanggapi terkait sejumlah pandangan yang menyebut Indonesia sebagai salah satu negara paling aman jika perang dunia terjadi.

Tayang:
Penulis: Gita Irawan
Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com/Gita Irawan
PERANG DUNIA - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia, TB Ace Hasan Syadzily, menyampaikan keterangan pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (23/6/2025). Ace menanggapi terkait sejumlah pandangan yang menyebut Indonesia sebagai salah satu negara paling aman jika perang dunia terjadi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily menanggapi terkait sejumlah pandangan baik dari pakar maupun media internasional yang menyebut Indonesia sebagai salah satu negara paling aman jika perang dunia ketiga meletus.

Ace mengatakan tidak ada satu kebijakan atau situasi yang bisa dilepaskan dari konteks geopolitik global.

Hal itu disampaikan Ace usai acara Gebyar Wawasan Kebangsaan di Gedung Pancagatra Lemhannas RI Jakarta pada Senin (30/6/2025).

"Dan karena itu, maka kita harus tetap memiliki kewaspadaan nasional atas situasi geopolitik global saat ini," ucap Ace.

"Tadi juga diingatkan oleh para narasumber (acara Gebyar Wawasan Kebangsaan) bahwa ketidakpastian global ini tentu mempengaruhi terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pelaku kebijakan di Indonesia. Dan karena itu kita tetap harus percaya diri di tengah situasi ketidakpastian tersebut," ungkapnya.

Di sisi lain, menurutnya penilaian dan pandangan tersebut patut disyukuri.

Menurutnya, hal itu juga meningkatkan efek psikologis terhadap para pelaku usaha.

"Dan itu artinya juga bisa menaikkan efek psikologis dari para pelaku usaha bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki rasa aman bagi kepastian investasi dan usaha. Dan saya kira harus kita dorong seperti itu," ujar Ace. 

Pandangan dan penilaian terkait Indonesia menjadi salah satu negara teraman jika perang dunia ketiga meletus tersebut sebelumnya muncul menyusul konflik antara Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat baru-baru ini.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved