Minggu, 26 April 2026

Timnas Indonesia

PSSI Pecat Patrick Kluivert, Pimpinan Komisi X DPR: Menjawab Keresahan di Masyarakat

Sebagai tindak lanjut atas keputusan itu, Lalu meminta kepada Erick Thohir alias ET dan jajaran untuk segera berbenah.

|
TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina
PATRICK KLUIVERT - Patrick Kluivert saat menyaksikan pertandingan timnya melawan China Taipei dalam pertandingan FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (5/9/2025) malam. Federasi sepakboka Indonesia, PSSI resmi memecat Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. 

Ringkasan Berita:PSSI Memecat Patrick Kluivert
 
Keputusan itu menjawab apa yang menjadi keresahan masyarakat luas
 
Lalu meminta kepada Erick Thohir dan jajaran untuk segera berbenah

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani merespons soal keputusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang memecat Patrick Kluivert dari kursi Pelatih Timnas Indonesia usai tim Garuda gagal melaju ke Piala Dunia 2026.

Lalu menyatakan, pihaknya setuju dengan langkah yang diputuskan oleh PSSI tersebut. Sebab, keputusan itu menjawab apa yang menjadi keresahan masyarakat luas terhadap performa Patrick Kluivert menukangi Timnas Indonesia.

Baca juga: 3 Dosa Besar Patrick Kluivert hingga Harus Angkat Kaki dari Timnas Indonesia

"Setuju dengan langkah PSSI, ini menjawab keresahan di masyarakat," kata Lalu saat dimintai tanggapannya, Kamis (16/10/2025).

Sebagai tindak lanjut atas keputusan itu, Lalu meminta kepada Erick Thohir alias ET dan jajaran untuk segera berbenah.

Dirinya menagih peta jalan PSSI yang menargetkan Timnas Indonesia berlaga di Piala Dunia 2030 mendatang.

"Ayo move on, segera PSSI laksanakan peta jalan sepak bola nasional yang sudah dibuat.
Persiapkan Timnas kita dengan baik dan tentunya kami di Komisi X terus akan kawal pelaksanaan peta jalan sepak bola nasional," tukas dia.

Sebelumnya, Federasi sepakboka Indonesia, PSSI resmi memecat Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.

Pemecatan ini pun turut disetujui oleh Patrick Kluivert yang memang masih memegang kontrak hingga Januari 2027.

"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination. Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun," tulis keterangan PSSI, Kamis (16/10/2025).

Baca juga: Katanya Tim Pelatih Terbaik, Rapor Patrick Kluivert di Timnas Indonesia Kalah Telak dari STY

"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan," sambungnya.

Tak hanya Patrick Kluivert, pelatih Timnas U-23, Gerald Vanenburg juga turut dipecat.

"Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20," terangnya.

Menurut PSSI langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepakbola nasional.

Seperti diketahui, Patrick Kluiveet gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 usai tersingkir pada putaran keempat dengan hasil dua kali kekalahan.

Sementara Gerald Vanenburg gagal membawa Timnas U-23 Juara Piala AFF U23 dan gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026. 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved