Senin, 11 Mei 2026

Forum Keberagaman Nusantara Serukan Persatuan Menuju Indonesia Emas

Marbun menyerukan pentingnya merawat nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
Istimewa
MERAWAT NILAI PANCASILA - Ketua Umum Forum Keberagaman Nusantara (FKN), H. Tuanku Alamsyah Arif Rahmansyah Marbun SAAT deklarasi FKN di halaman Kadaton Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Senin (27/10/2025) yang dihadiri oleh sejumlah Sultan, tokoh adat, dan generasi muda dari berbagai daerah. 

Ringkasan Berita:
  • Ketua Umum FKN menyerukan pentingnya merawat nilai-nilai Pancasila
  • Menjadikan nilai-nilai Pancasila bukan sekadar simbol
  • Semangat Pancasila perlu dihidupkan kembali sebagai kekuatan moral bangsa

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Forum Keberagaman Nusantara (FKN), H. Tuanku Alamsyah Arif Rahmansyah Marbun menyerukan pentingnya merawat nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

Forum Keberagaman Nusantara (FKN) merupakan sebuah wadah kebangsaan yang bertujuan untuk merawat nilai-nilai Pancasila dan memperkuat persatuan dalam keberagaman Indonesia.

Seruan itu disampaikan dalam deklarasi FKN di halaman Kadaton Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Senin (27/10/2025) yang dihadiri oleh sejumlah sultan, tokoh adat, dan generasi muda dari berbagai daerah.

“Kita harus menjadikan nilai-nilai Pancasila bukan sekadar simbol, tetapi perilaku yang hidup di hati setiap warga negara,” kata Arif dalam pidatonya. 

Ia menekankan bahwa semangat Pancasila perlu dihidupkan kembali sebagai kekuatan moral bangsa di tengah tantangan globalisasi, materialisme, dan individualisme.

Menurutnya, FKN hadir untuk membangun “rumah keberagaman” yang memupuk dialog, saling menghormati, dan kolaborasi lintas generasi.

“Perbedaan bukanlah ujian, melainkan anugerah yang harus kita syukuri bersama,” tutur Arif.

Arif menilai, cinta tanah air harus menjadi fondasi utama dalam memperkuat persatuan nasional.

“Mari kita gantikan ego dengan kasih sayang, dan curiga dengan saling percaya. Dari cinta lahir persatuan,” imbuhnya.

Dalam acara yang juga dihadiri mantan Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin dan Gubernur Maluku Utara, Arif menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan utama bangsa.

Deklarasi ini, lanjutnya, menjadi momentum penting menjelang satu abad Indonesia untuk memperkuat solidaritas lintas budaya, agama, dan etnis.

Ia juga menyoroti peran generasi muda  yakni Generasi Z, Milenial, dan Alpha sebagai penerus estafet kepemimpinan bangsa. 

“Generasi muda harus memahami bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan kelemahan. Mereka yang akan menentukan wajah Indonesia Emas di masa depan,” katanya.

FKN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pegangan bersama.

Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi kebangsaan yang memperkuat toleransi dan semangat gotong royong. 

“Mari kita jaga dan rawat Indonesia dengan cinta. Dengan langkah bersama, mari kita junjung tinggi persatuan dalam setiap perbedaan, menuju Indonesia Emas yang kita impikan,” ucap Arif.

Indonesia Emas adalah visi strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, berdaulat, adil, dan makmur pada tahun 2045, bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved