Minggu, 10 Mei 2026

Banjir di Aceh

TNI Kerahkan Hercules ke Aceh Angkut Material Tower Listrik PLN yang Tumbang Dihantam Banjir

TNI mengerahkan pesawat angkut Hercules untuk mengirim material tower listrik PLN yang tumbang dihantam banjir ke Aceh.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Gita Irawan
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/Gita Irawan
CAPTION: Banjir - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan pesawat angkut Hercules untuk mengirim material tower listrik PLN yang tumbang dihantam banjir di Aceh. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan kloter pertama diberangkatkan pada 27 November 2025 pukul 08.20 WIB dan dijadwalkan tiba di Aceh pukul 11.44 WIB. (HO/Puspen TNI) 
Ringkasan Berita:
  • Sejumlah  kabupaten dan kota di Provinsi Aceh dilanda banjir
  • 22 orang meninggal dunia yakni 15 di Aceh Tengah, 4 di Aceh Utara, 1 di Bener Meriah, 2 di Aceh Tenggara.
  • Lebih dari 20.759 jiwa  harus mengungsi dan sejumlah infrastuktur rusak seperti 5 menara listrik 150 kV PLN roboh di Bireuen, menyebabkan listrik padam
  • TNI pakai Hercules untuk mengirim material tower listrik PLN yang tumbang dihantam banjir ke Aceh

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan pesawat angkut Hercules untuk mengirim material tower listrik PLN yang tumbang dihantam banjir ke Aceh.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan langkah itu dilakukan guna mendukung pemulihan jaringan listrik di Provinsi Aceh setelah banjir besar yang terjadi pada 26 November 2025.

Banjir itu, kata dia, menyebabkan sejumlah Tower Tegangan Tinggi PLN darurat tumbang di Kabupaten Pidie. 

Selain itu kerusakan juga dilaporkan terjadi pada beberapa titik jaringan transmisi milik UPT PLN Banda Aceh yang terdampak langsung akibat bencana.

"Sebagai langkah percepatan pemulihan, TNI mengoperasikan pesawat Hercules untuk mengangkut material tower darurat bagi pemulihan kelistrikan Aceh," ungkap Freddy saat dikonfirmasi pada Jumat (28/11/2025).

"Kloter pertama diberangkatkan pada 27 November 2025 pukul 08.20 WIB dan dijadwalkan tiba di Aceh pukul 11.44 WIB, menjadi tahap awal pengiriman logistik vital yang dibutuhkan dalam proses penegakan kembali jaringan transmisi," imbuh dia.

Ia mengatakan struktur yang mengalami kerusakan berada pada segmen Arun–Birun, yang mengalami patah pada traves line serta traves GSW.

Sehingga pada jalur Birun–Peusangan turut terdampak dan membutuhkan penanganan cepat untuk mencegah dampak yang lebih luas pada distribusi listrik masyarakat.

"Untuk kegiatan lapangan, TNI juga mengerahkan kekuatan personel dari berbagai satuan, terdiri atas 25 prajurit Yon Zipur, 10 personel Bekangdam, 5 personel Komlek, serta 6 personel Pomdam," kata dia. 

"Operasi ini diperkuat dukungan materiel berupa 3 truk cargo pengangkut tower emergensi, 2 set HT Hybrid, 15 set HT Icom, dan 1 unit genset untuk kebutuhan operasional di area terdampak," pungkasnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, hingga Kamis (27/11/2025) pukul 07.00 WIB belasan ribu KK di Provinsi Aceh terdampak banjir yang merendam rumah warga.

Berikut ini data sementara sebaran lokasi dan dampak bencana di Aceh yang dirilis BNPB pada Jumat (28/11/2025).

  • Dua Kecamatan di Sabang
  • 100 KK mengungsi di Lhokseumawe
  • 2.688 KK di Kabupaten Aceh Utara
  • 7.972 KK di Kabupaten Aceh Timur
  •  4 kecamatan di Subulusallam
  •  6.579 KK di Kabupaten Aceh Singkil
  • 10 kecamatan di Kabupaten Gayo Lues
  • 183 KK di Kabupaten Aceh Barat
  • 956 KK di Kabupaten Bireun

BNPB menyatakan seluruh korban dan kerugian akibat bencana tersebut masih dalam pendataan hingga hari ini.

Selain itu, BNPB juga menyatakan jaringan komunikasi seluler terputus, PLN padam, kantor pemerintahan lumpuh total, dan banjir belum surut hingga Kamis (27/11/2025) kemarin. 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved