Kamis, 22 Januari 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Prabowo usai Cek Pengungsi di Sumbar: Pelan-pelan Kita Kembalikan ke Normal

Presiden Prabowo Subianto menyatakan semua jalan darat di Padang Pariaman, yang terdampak bencana banjir dan longsor sudah bisa ditembus.

Tribunnews.com/Taufik Ismail
BANJIR - Presiden Prabowo Subianto di Bandara Mingakabau, Sumatera Barat, Senin, (1/12/2025). Ia memastikan jalan darat yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Barat sudah bisa ditembus 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto meninjau posko pengungsian di Komplek Bumi Kasai Permai, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.
  • Prabowo menyebut, pemerintah sedang mendata kerusakan yang terjadi akibat bencana tersebut.
  • Setelah dilakukan pendataan, pemerintah akan melakukan perbaikan supaya masyarakat bisa kembali hidup normal.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto menyatakan semua jalan darat di Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) yang terdampak bencana banjir dan longsor sudah bisa ditembus.

Hal itu disampaikannya setelah meninjau posko pengungsian di Kompleks Bumi Kasai Permai, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (1/12/2025).

"Alhamdulillah saya baru lihat pengungsi di Padang (Pariaman). Padang (Pariaman) saya kira semua jalan sudah mulai bisa tembus. Bisa tembus ya, jalan darat bisa tembus," ungkap Presiden Prabowo. 

Menurutnya, akses listrik sudah hampir 100 persen. Selain itu, suplai air juga sudah mulai diperbaiki.

"Walaupun banyak jembatan juga yang rusak, listrik sudah hampir 100 persen, air juga sudah mulai dibenahi," tuturnya.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut, pemerintah sedang mendata kerusakan yang terjadi akibat bencana tersebut.

Setelah dilakukan pendataan, pemerintah akan melakukan perbaikan supaya masyarakat bisa kembali hidup normal.

"Jadi pelan-pelan kita kembalikan ke normal semua. Kita inventarisir semua kerusakan. Nanti kita atur bagaimana rehabilitasi kembali supaya rakyat bisa hidup normal lagi," ucapnya.

Penetapan Status Bencana Nasional

Terpisah, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menanggapi usulan untuk menetapkan bencana banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatra sebagai bencana nasional.

Ia menegaskan keputusan tersebut merupakan kewenangan penuh Presiden Prabowo Subianto.

Muzani menyebut pemerintah daerah dan pemerintah provinsi hingga kini masih menunjukkan kemampuan menangani situasi secara bersinergi.

Baca juga: Profil Bupati Aceh Tenggara yang Berharap Prabowo Jadi Presiden Seumur Hidup: Anggota DPR 2 Periode

"Kalau lihat dari kemampuan pemerintah daerah, pemerintah provinsi yang bersinergi, saya kira ini hari ke berapa sudah bisa ditangani," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

Meski demikian, ia menekankan bahwa langkah penetapan status bencana nasional tetap bergantung pada keputusan Kepala Negara.

"Tapi semua itu akan bergantung kepada keputusan presiden karena penetapan bencana nasional sepenuhnya menjadi kewenangan presiden melalui keputusan presiden," ujarnya.

Muzani juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto hari ini meninjau wilayah terdampak bencana di Sumatra.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved