Selasa, 9 Juni 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Prabowo Beri Instruksi agar Bencana di Sumatra Jadi Prioritas Nasional

Menko PMK Pratikno menyebut, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke lokasi bencana di Sumatra ialah untuk memastikan bahwa negara hadir.

Tayang:
Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
BENCANA DI SUMATRA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam konferensi pers, Rabu (3/12/2025). Pratikno menyebut, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke lokasi bencana di Sumatra ialah untuk memastikan bahwa negara hadir. 
Ringkasan Berita:
  • Menko PMK Pratikno menyebut, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke lokasi bencana di Sumatra ialah untuk memastikan bahwa negara hadir.
  • Menurutnya, Prabowo sudah memimpin langsung koordinasi bersama seluruh kementerian/lembaga, termasuk TNI/Polri dan juga pemerintah daerah serta BUMN.
  • Kepala Negara, sambung Pratikno, memberikan instruksi agar situasi ini diperlakukan sebagai prioritas nasional.

 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah melakukan kunjungan ke wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), pada Senin (1/12/2025).

Pulau Sumatra baru saja dilanda bencana besar berupa banjir bandang dan tanah longsor sejak akhir November 2025, dengan korban jiwa mencapai lebih dari 600 orang dan lebih dari 1 juta warga mengungsi.

Presiden Prabowo pun meninjau langsung posko pengungsian, lokasi infrastruktur rusak, hingga berdialog dengan ribuan warga terdampak pada Senin pagi kemarin, hingga sore hari.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno menyebut, kunjungan Presiden Prabowo ke lokasi bencana ialah untuk memastikan bahwa negara hadir.

"Pada hari Senin tanggal 1 Desember yang lalu, Bapak Presiden telah meninjau secara langsung ketiga provinsi terdampak untuk memastikan negara hadir dan tidak meninggalkan masyarakat sendirian dalam situasi segenting ini," ujar Pratikno dalam konferensi pers, Rabu (3/12/2025).

Menurutnya, Prabowo sudah memimpin langsung koordinasi bersama seluruh kementerian/lembaga, termasuk TNI/Polri dan juga pemerintah daerah serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kepala Negara, sambung Pratikno, memberikan instruksi agar situasi ini diperlakukan sebagai prioritas nasional.

"Bapak Presiden memberikan instruksi agar situasi ini diperlakukan sebagai prioritas nasional."

"Termasuk jaminan bahwa dana dan logistik nasional tersedia secara penuh, secara total, salah satunya pada saat tanggap darurat ini menggunakan dana siap pakai," tuturnya.

Pratikno mengatakan, seluruh lembaga telah diberi instruksi oleh Prabowo untuk ekstra responsif dan memastikan fokus dalam penyelamatan korban, distribusi bantuan, serta pemulihan berbagai fasilitas dan layanan vital.

"Artinya terus dilakukan penanganan nasional dengan mengerahkan sumber daya maksimal pemerintah pusat, dari seluruh kementerian dan lembaga, baik itu BNPB, termasuk juga luar biasa dari TNI dan Polri," jelasnya.

Baca juga: Perusahaan Jamu Ini Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Sumatra

Bantuan untuk Korban

Sementara itu, upaya percepatan bantuan bagi korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terus digencarkan.  

Melalui koordinasi intensif bersama BUMN, Danantara dan seluruh lini operasional Garuda Indonesia Group menerbangkan 20 ton bantuan logistik menuju Banda Aceh, Medan dan Padang untuk selanjutnya didistribusikan ke warga korban banjir di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Penyaluran bantuan dilanjutkan oleh masing-masing perwakilan BUMN untuk pendistribusian bantuan logistik menuju titik terdampak di ketiga provinsi tersebut.

Citilink menjadi yang pertama mendistribusikan bantuan pada Senin (1/12/2025), dengan mengangkut 9,4 ton bantuan menuju Lhokseumawe, Aceh.

Lalu dilanjutkan Garuda Indonesia melalui penerbangan ke Kualanamu (Medan), Padang, dan Banda Aceh, yang diawali dengan pengoperasian penerbangan GA-190 rute Jakarta–Kualanamu pukul 16.35 WIB.

Kelancaran pengiriman ditopang dukungan Aero Jasa Cargo (AJC) untuk kesiapan rantai logistik kargo secara menyeluruh.

Secara kumulatif hingga 1 Desember 2025, total 20,66 ton bantuan kemanusiaan dari BUMN telah berhasil disalurkan oleh Garuda Indonesia Group.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menegaskan bahwa percepatan ini merupakan bagian dari mandat nasional Garuda Indonesia sebagai flag carrier.

“Atas nama Garuda Indonesia Group, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Bersama Danantara, BUMN dan seluruh pemangku kepentingan terkait, kami memfokuskan seluruh sumber daya agar layanan udara dapat menjadi jalur distribusi bantuan yang cepat, aman, dan dapat diandalkan,” kata Glenny dikutip pada Rabu.

Ia menambahkan, sebagai maskapai pembawa bendera bangsa, pihaknya memiliki tanggung jawab strategis dalam pilar transportasi udara untuk mendukung percepatan penanggulangan bencana. 

"Dengan standar keselamatan dan keamanan yang optimal, kami memastikan bantuan dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan serta melakukan koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan misi kemanusiaan ini berjalan tepat waktu, aman, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

(Tribunnews.com/Deni/Zulfikar)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved