Haryara Tambunan Hidupkan HIPAKAD sebagai Wadah Putra-Putri TNI AD
Haryara merupakan anak dari pasangan Letda (purn) Frits Tambunan dan Alphine Br Siregar.
Ringkasan Berita:
- Haryara Tambunan menghidupkan kembali Hipakad sebagai ormas resmi yang mendukung pembangunan bangsa bersama TNI AD.
- Pada 2018, Hipakad kembali dideklarasikan dan disahkan secara hukum sebagai wadah putra-putri keluarga Angkatan Darat.
- Haryara menegaskan kepemimpinannya dijalankan tanpa pamrih, terbuka terhadap kritik, dan berlandaskan semangat persatuan.
TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat Haryara Tambunan berperan dalam mendapatkan SK kepengurusan dari Kementerian Hukum dan HAM.
Hipakad Mabes AD ternyata sejak tahun 1994-2016 tidak berbadan hukum secara resmi.
Tambunan bersama dengan beberapa tokoh senior Hipakad Mabes AD berkumpul dan berdiskusi tentang bagaimana menghidupkan kembali Hipakad dengan muncul SK MenkumHAM No. AHU-0014530.AH.01.07.
Hipakad akhirnya dideklarasikan dan disahkan susunan pengurus baru yang dihadiri Ketua Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) serta Menko Marvest Jenderal TNI (HOR) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan pada tanggal 10 maret 2018.
Baca juga: Wamenko Kumham Imipas: HIPAKAD Mitra Strategis Pemerintah dalam Edukasi Publik
Haryara menegaskan bahwa dirinya kembali menghidupkan Hipakad sabagai bentuk kepeduliannya agar putra-putri keluarga angkatan darat mempunyai wadah resmi dalam membantu membangun negeri bersama khalayak luas dengan semangat satu jiwa, satu korsa, satu komando.
"Semua ini kami lakukan murni untuk mendukung program pemerintah Indonesia dalam membangun bangsa dan negara tanpa ada pamrih dan imbalan apapun melalui berbagai kegiatan positif bersama masyarakat luas" Ujar Haryara dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025).
Lahir dan besar di lingkungan Keluarga Angkatan Darat
Haryara merupakan anak dari pasangan Letda (purn) Frits Tambunan dan Alphine Br Siregar.
Ayahnya merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir letnan dua di kesatuan sektor IV sub terr di daerah tapanuli yang dipertegas melalui surat dari Mabesad pada tanggal 9 april 2015 dengan nomor B/621/IV/2015 yang ditanda tangani langsung oleh Direktur Ajudan Jenderal Angkatan Darat.
Dibesarkan di lingkungan keluarga TNI Angkatan Darat, Haryara merasa sang ayah merupakan sosok penting dalam membangun kepribadiannya hingga menjadi seperti saat ini.
Meski diterpa berbagai isu-isu negatif dalam memimpin Hipakad, Haryara menambahkan bahwasanya kritik berbeda dengan ujaran kebencian, dan berharap kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing serta bisa membedakan antara kritik dengan ujaran kebencian.
"Kita semua tidak anti kritik, namun kita harus bisa membedakan mana kritik yang membangun dan mana ujaran kebencian yang dilayangkan oleh oknum-oknum yang sengaja memecah belah persatuan"tambahnya.
Seperti diketahui, selain menjadi ketua umum Hipakad, Haryara juga merupakan sosok pengusaha.
Baca juga: Bantu Anak Yatim dan Dhuafa, HIPAKAD Jakarta Barat Beri Santunan Ramadan
Tercatat, saat ini dirinya juga menjabat sebagai wakil ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang etika dan kepatuhan bisnis serta ketua umum Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKAFEB) Universitas Kristen Indonesia.
Saat ini, HIPAKAD merupakan ormas yang secara sah tercatat di beberapa kementerian serta institusi dan lembaga negara. Mulai dari KBT Mabes TNI dan KBT Masbesad, selanjutnya sebagai ormas yang sah secara polpum di seluruh Indonesia melalui Kemendagri tahun 2019.
Semenjak masa bakti tahun 1994 - 2016, Hipakad Mabesad tidak ada kegiatan (vakum), maka beberapa tokoh senior Hipakad Mabes AD berkumpul kembali membahas Hipakad yang tidak ada kegiatan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ketua-Umum-HIPAKAD-Haryara-Tambunan.jpg)