Banjir Bandang di Sumatera
Daftar 11 Kabupaten/Kota di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Sumatera
Sebanyak 11 kabupaten-kota di Aceh masih memperpanjang masa tanggap darurat bencana, di antaranya Kota Lhokseumawe.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 11 kabupaten/kota di Aceh memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir.
- Di Sumatera Utara terdapat delapan kabupaten-kota yang sudah masuk ke tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.
- Sementara di Sumatera Barat, terdapat sepuluh kabupaten-kota yang masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengatakan lebih dari setengah kabupaten atau kota yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), kini telah beralih dari fase tanggap darurat ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.
Hal itu disampaikan Pratikno dalam konferensi pers pemulihan dan rencana strategis Pasca bencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).
Baca juga: BNPB: Aceh Tamiang Jadi Daerah dengan Permintaan Hunian Sementara Terbanyak, Capai 13.000 Unit
Adapun rinciannya sebanyak tujuh kabupaten-kota di Aceh sudah masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.
"Sedangkan, 11 kabupaten-kota di Aceh masih memperpanjang masa tanggap darurat," katanya.
Berikut 11 kabupaten/kota di Aceh yang memperpanjang status tanggap darurat yakni:
- Kabupaten Pidie
- Kabupaten Pidie Jaya
- Kabupaten Bireuen
- Kabupaten Aceh Tengah
- Kabupaten Gayo Lues
- Kabupaten Aceh Utara
- Kabupaten Aceh Timur
- Kabupaten Bener Meriah
- Kabupaten Aceh Tamiang
- Kabupaten Nagan Raya
- Kota Lhokseumawe
Sementara itu, di Sumatera Utara, terdapat delapan kabupaten-kota yang sudah masuk ke tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi sementara delapan kabupaten-kota lainnya masih tanggap darurat.
"Sedangkan di Sumatera Barat, terdapat sepuluh kabupaten-kota yang masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi dan masih ada tiga kabupaten-kota yang berada dalam fase tanggap darurat," katanya.
Pratikno mengatakan pihaknya memastikan bahwa daerah yang masuk ke fase rehabilitasi benar-benar telah selesai dalam fase tanggap darurat.
Oleh karena itu masih ada daerah yang fase tanggap daruratnya diperpanjang.
"Daerah yang melakukan perpanjangan status tanggap darurat tersebut, ini dimaksudkan bertujuan agar daerah benar-benar siap masuk ke fase rehabilitasi dan rekonstruksi," pungkasnya.
Adapun total sebanyak 52 Kabupaten atau kota di tiga provinsi yakni Aceh, Sumut, dan Sumbar yang terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November lalu.
Data per minggu 28 Desember kemarin bencana tersebut telah menewaskan 1.140 jiwa dan 163 orang dinyatakan hilang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Bersih-bersih-Sebulan-Pascabencana-Banjir-Bandang-di-Aceh-Tamian_20251229_102915.jpg)