Kamis, 15 Januari 2026

Berita Viral

Mirip Kasus Pramugari Gadungan Batik Air, Pria Nyamar Jadi Pramugara, Naik Pesawat Gratis 34 Kali

Seorang pria menyamar sebagai pramugara dan berhasil terbang dengan pesawat secara gratis puluhan kali.

Tribunnews.com/Tangkapan layar laman Kementerian Kehakiman AS
PENYAMARAN - KN (kiri), perempuan asal Kota Palembang, Sumatra Selatan, menyamar menjadi pramugari Batik Air dan (kanan) kasus seorang pria di Amerika Serikat menyamar sebagai pramugari. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang perempuan asal Kota Palembang menyamar sebagai pramugari Batik Air.
  • Kasus yang mirip terjadi di Amerika Serikat dan pelakunya seorang pria bernama Tiron Alexander.
  • Alexander nekat menyamar sebagai pramugara agar bisa naik pesawat gratis.

TRIBUNNEWS.COM – Kasus KN (23), seorang perempuan asal Kota Palembang, Sumatra Selatan, yang menyamar menjadi pramugari maskapai Batik Air, disorot masyarakat tanah air dan viral di media sosial.

KN menaiki pesawat Batik Air rute Palembang–Jakarta pada hari Selasa (6/1/2026), dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin ke Bandara Soekarno Hatta. Awalnya dia membeli tiket sendiri seperti penumpang biasa, tetapi berpakaian seperti pramugari sehingga lolos saat proses boarding.

Berdasarkan penuturannya, KN nekat menyamar sebagai pramugari setelah gagal menjadi pramugari karena lamarannya ditolak. Karena malu kepada keluarga, KN nekat mengenakan seragam pramugari palsu supaya tampak sudah bekerja sebagai pramugari.

Kasus yang menjerat KN berakhir damai. Dia membuat permintaan maaf secara terbuka, sedangkan pihak Batik Air memilih untuk tidak melanjutkan proses hukum.

Kasus yang mirip di AS

Sebelum kasus KN muncul, sudah ada kasus mirip yang terjadi di Amerika Serikat (AS), yakni kasus yang menjerat seorang pria bernama Tiron Alexander (35), tetapi dengan motif berbeda.

Alexander diseret ke meja hijau karena melakukan penipuan dengan cara menyamar sebagai pramugara. Berbeda dengan KN, alasan Alexander nekat menyamar ialah agar bisa terbang gratis.

Kejaksaan Distrik Selatan Florida mengatakan Alexander berhasil terbang gratis selama 34 kali dari tahun 2018 hingga 2024. Dia berhasil memanfaatkan atau menipu empat maskapai.

“Bukti dalam persidangan juga menunjukkan bahwa Alexander menyamar sebagai pramugara di tiga maskapai lain,” ujar jaksa dalam sidang tanggal 5 Juni 2025, dikutip dari NBC News.

Dengan menyamar sebagai pramugara, Alexander bisa memesan kursi pesawat yang tersedia secara gratis untuk para pilot dan pramugara maskapai. Ketika memesan, dia harus menyebutkan nama atasannya, tanggal mulai dipekerjakan, dan nomor badge.

“Pada akhirnya Alexander memesan lebih dari 120 penerbangan secara gratis dengan mengklaim sebagai pramugara,” kata jaksa.

Baca juga: Motif KN Jadi Pramugari Gadungan: Malu ke Keluarga Buntut Gagal Lolos Masuk Batik Air

Berkas dakwaan Alexander menyebutkan dia pernah bekerja di sebuah maskapai di Dallas, AS, sejak November 2015. Namun, dia tidak menjadi pramugara ataupun pilot.

Dia didakwa telah memasuki area terbatas di bandara dan melakukan penipuan elektronik. Sidang putusannya digelar 25 Agustus 2025.

Tidak ada keterangan resmi mengenai hukuman penjara yang didapatkan Alexander. Namun, menurut hukum di AS, pelaku penipuan elektronik bisa dipenjara hingga 30 tahun.

Motif KN menyaru jadi pramugari

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Yandri Mono mengatakan KN pernah melamar menjadi pramugari Batik Air, tetapi upayanya gagal. Karena malu kepada keluarga, KN nekat mengenakan seragam pramugari palsu supaya tampak sudah bekerja sebagai pramugari

“Yang bersangkutan mengenakan baju maskapai dalam rangka supaya keluarganya percaya,” kata Yandri, Rabu (7/1/2026).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved