Banjir Bandang di Sumatera
Lupa Sebut Nama Menkeu Purbaya saat Rapat, Mendagri Tito Tertawa: Kualat Nanti
Mendagri Tito sempat lupa menyebut nama Menkeu Purbaya saat rapat bersama DPR RI di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).
Ringkasan Berita:
- Satgas Pemulihan Bencana DPR RI menggelar rapat bersama pemerintah di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).
- Rapat tersebut membahas rehabilitasi terhadap Aceh, Sumut, dan Sumbar, pascabencana banjir dan longsor.
- Dalam kesempatan itu, Mendagri Tito sempat bercanda saat lupa menyebut nama Menkeu Purbaya.
TRIBUNNEWS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, lupa menyebut nama Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, saat rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR RI di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1/2026).
Momen ini terjadi ketika Tito merinci kepengurusan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto.
Ia pun mengulangi kembali siapa saja yang termasuk dalam tim infrastruktur.
"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi (karena) ada yang terlewat tim pengarah. Selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya," ujar Tito tertawa sambil hormat, dikutip dari YouTube DPR RI.
Tito mengaku lupa menyebutkan nama Purbaya sebagai pengarah untuk tim infrastruktur.
Sembari tertawa, Tito mengaku takut kualat apabila nama Purbaya sampai tak disebutkan sebagai salah satu personel Satgas.
Baca juga: Menkeu Purbaya Sentil Pengusaha Batu Bara yang Protes soal Pajak: Saya Tutup Semuanya, Selesai
Sebab, katanya, akan berbahaya jika Purbaya marah karena lupa disebutkan namanya.
"Saya lupa menyampaikan, kualat ini kalau nggak (disebut namanya) nanti. Karena kan kalau beliau ngambek kita mau rapat sampai malam juga, percuma juga kita ini," imbuhnya sambil tertawa.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana baru-baru ini.
Prabowo menunjuk Tito sebagai Ketua Satgas yang didampingi oleh Kepala Staf Umum TNI, Richard Tampubolon.
"Beliau menunjuk Bapak Jenderal Tito Karnavian, Mendagri sebagai Ketua Satgas yang didampingi oleh Wakil Ketua Satgas, Bapak Richard Tampubolon."
"Kemudian juga dibantu ada dewan pengarah yang akan diketuai Menteri Koordinator BIdang PMK," jelas Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Istana Negara, Rabu (7/1/2026), dilansir setkab.go.id.
"Dalam kapasitas beliau sebagai Menteri Dalam Negeri, Bapak Presiden memiliki pertimbangan dan meyakini bahwa di bawah Pak Mendagri dapat dikoordinasikan dengan lebih baik," imbuhnya.
Progres Huntara
Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Jumat (9/1/2026), menunjukkan ada 2.523 unit huntara yang sedang dikerjakan maupun sudah selesai dibangun. Rinciannya, di Aceh sebanyak 1.346 unit, Sumatra Utara 866 unit, dan Sumatra Barat 311 unit.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, tidak merinci berapa unit yang sudah selesai dan berapa yang masih proses, tetapi ia menyebut dalam pekan ini saja sudah rampung sekitar 200 unit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Mendagri-Tito-Karnavian-beri-sanksi-kepada-Bupati-Aceh-Selatan.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.