Senin, 19 Januari 2026

HUT & Rakernas PDIP 2026

PDIP Resmi Luncurkan Maskot ‘Barata’ di HUT ke-53, Bermakna ‘Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat’

Maskot banteng yang kemudian diberi nama Barata itu bukan sekadar identitas visual, melainkan sebuah komitmen ideologis.

HO/IST
HUT DAN RAKERNAS PDIP - Puncak peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan yang digelar di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, pada Sabtu (10/1/2026) menjadi momen bersejarah dengan diluncurkannya secara resmi nama maskot terbaru Partai, yakni ‘Barata’. 

Ringkasan Berita:
  • Puncak peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan yang digelar di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta
  • Momen bersejarah diluncurkannya nama maskot terbaru Partai, yakni ‘Barata’
  • Maskot banteng yang kemudian diberi nama Barata itu bukan sekadar identitas visual, melainkan sebuah komitmen ideologis yang telah melalui proses kurasi panjang

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puncak peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan yang digelar di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, pada Sabtu (10/1/2026), menjadi momen bersejarah dengan diluncurkannya secara resmi nama maskot terbaru Partai, yakni ‘Barata’.

Mulanya, maskot banteng diperkenalkan ke publik tanpa nama kemudian Partai membuka sayembara nasional yang dilaksanakan selama tiga bulan, sejak Oktober hingga Desember 2025.

Baca juga: Saat Prananda Kemudikan Boogie Car Antar Megawati Soekarnoputri ke Arena HUT dan Rakernas PDIP

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi kreatif masyarakat, partai memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta.

Dalam prosesi peluncuran, 5 besar pemenang sayembara pemberian nama maskot banteng dianugerahi piagam penghargaan khusus dari partai.

Baca juga: Ganjar Pranowo: Kebebasan Berpendapat hingga Pilkada Via DPRD akan Dibahas di Rakernas PDIP

Langkah ini menegaskan komitmen PDI Perjuangan dalam menghargai inovasi dan kreativitas inklusif yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

Pengumuman ini menjadi salah satu magnet utama di tengah perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berlangsung pada 10–12 Januari 2026.

Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, yang juga putra Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, M. Prananda Prabowo, menyatakan bahwa maskot banteng yang kemudian diberi nama Barata itu bukan sekadar identitas visual, melainkan sebuah komitmen ideologis yang telah melalui proses kurasi panjang.

Prananda menjelaskan nama Barata dipilih dengan filosofi yang mendalam.

"Banteng Barata melambangkan kekuatan rakyat yang berakar pada persatuan, bergerak dengan kesadaran, dan bertindak demi keadilan serta kedaulatan bangsa," kata Prananda.

Berdasarkan pantauan di arena Rakernas, Barata tampil dengan visual yang segar dan sporty. 

Maskot ini mengenakan jaket hoodie berwarna merah mencolok diberi logo PDIP dengan celana hitam dan sepatu putih bergaris merah.

Baca juga: Jelang Rakernas 2026, PDIP Terbitkan Surat Edaran Larang Kader Korupsi dan Salahgunakan Wewenang

Sebagai informasi, pada rangkaian acara HUT ke-53 PDIP Perjuangan dan Rakernas I Partai, DPP PDIP mengusung tema ‘Satyam Eva Jayate’ dengan sub tema “Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya”. 

Satyam Eva Jayate, adalah slogan berbahasa Sanskerta yang artinya "Kebenaran akan Menang".

Sedangkan, ‘Di Sanalah Aku Berdiri untuk Selama-lamanya’ yang dikutip dari Lagu Kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman menggambarkan daya tahan (resilience) yang menyertai Satyam Eva Jayate. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved