Rabu, 13 Mei 2026

5 Sunnah yang Bisa Dilakukan saat Malam Nisfu Syaban

Malam Nisfu Syaban penuh keberkahan. Berikut 5 sunnah yang dianjurkan untuk meraih ampunan Allah SWT.

Tayang:
Surya/Ahmad Zaimul Haq
BERDOA - Jemaah berdoa di depan Ka'bah Masjidil Haram, Mekah, Senin (22/12/2025). Malam Nisfu Syaban penuh keberkahan. Berikut 5 sunnah yang dianjurkan untuk meraih ampunan Allah SWT. 
Ringkasan Berita:
  1. Malam Nisfu Syaban jatuh pada tanggal 15 Syaban dan penuh keberkahan
  2. Ada lima sunnah utama: doa, Al-Qur’an, shalat malam, puasa, dan sedekah
  3. Baznas menganjurkan malam ini dimanfaatkan untuk persiapan spiritual Ramadan

TRIBUNNEWS.COM - Malam Nisfu Syaban merupakan salah satu malam istimewa dalam kalender Islam. 

Malam ini jatuh pada tanggal 15 Syaban dan dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan serta ampunan. 

Umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan berbagai amalan sunnah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Menurut penjelasan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), malam Nisfu Syaban menjadi momentum penting untuk memperbanyak ibadah, introspeksi diri, dan mempersiapkan hati menjelang bulan Ramadan. 

Ada sejumlah amalan yang dinilai sesuai sunnah Rasulullah SAW dan dapat dilakukan oleh umat Muslim.

Berikut 5 sunnah yang bisa dilakukan saat malam Nisfu Syaban:

1. Memperbanyak Doa dan Istigfar

Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan istigfar. 

Amalan ini menjadi sarana untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu serta meminta kebaikan untuk masa depan.

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Allah SWT memberikan ampunan yang luas pada malam Nisfu Syaban kepada hamba-Nya yang memohon ampun dengan sungguh-sungguh. 

Hal ini menjadi dasar anjuran memperbanyak istigfar pada malam tersebut.

Baca juga: Doa Nisfu Syaban dan Artinya, Apakah Ada Tuntunannya dalam Islam?

2. Membaca Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an merupakan amalan utama yang dianjurkan pada malam Nisfu Syaban. 

Umat Islam dapat mengisi waktu dengan membaca, menghafal, atau mentadaburi ayat-ayat Al-Qur’an.

Sebagian ulama juga menganjurkan membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan persiapan menyambut bulan Ramadan. 

3. Mendirikan Shalat Malam

Shalat malam seperti tahajud atau qiyamul lail sangat dianjurkan pada malam Nisfu Syaban. 

Rasulullah SAW dikenal sering menghidupkan malam-malam utama dengan shalat malam.

Melaksanakan shalat malam di malam Nisfu Syaban menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat keimanan dan ketenangan batin.

4. Berpuasa Sunnah

Puasa sunnah dilakukan pada siang hari tanggal 15 Syaban, setelah malam Nisfu Syaban. 

Puasa ini menjadi salah satu amalan yang dianjurkan karena bulan Syaban merupakan waktu diangkatnya amal perbuatan manusia.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa beliau senang berpuasa di bulan Syaban agar amalnya diangkat dalam keadaan berpuasa. 

5. Bersedekah

Bersedekah termasuk amalan yang sangat dianjurkan pada malam Nisfu Syaban. 

Sedekah tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sarana penghapus dosa dan pembuka keberkahan rezeki.

Baznas menekankan bahwa sedekah dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, baik melalui lembaga resmi maupun langsung kepada mereka yang membutuhkan.

Sebagai penutup, malam Nisfu Syaban menurut sunnah merupakan waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. 

Dengan mengamalkan sunnah-sunnah tersebut, umat Islam diharapkan dapat meraih rahmat, keberkahan, dan ampunan dari Allah SWT.

(Tribunnews.com/Widya)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved