Ramadan 2026
Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah di 30 Kota, Lengkap 1 Bulan Penuh
Inilah jadwal imsakiyah puasa Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah di 30 kota di Indonesia selama satu bulan penuh.
TRIBUNNEWS.COM - Puasa Ramadhan 2026 sebentar lagi tiba.
Menurut Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, awal puasa Ramadhan 1447 H jatuh pada tanggal 18 Februari 2026.
Sementara Idul Fitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil hisab wujudul hilal.
Metode penentuan awal Ramadhan 2026 yang digunakan Muhammadiyah berbeda dengan pemerintah, yang menggunakan metode rukyatul hilal.
Mengutip Muhammadiyah Jateng, metode wujudul hilal merupakan perhitungan astronomi yang menggabungkan data posisi matahari dan bulan secara akurat.
Selain mengumumkan kapan puasa Ramadhan 2026 dimulai, Muhammadiyah juga merilis jadwal imsakiyah selama satu bulan penuh.
Dikutip dari laman PP Muhammadiyah, berikut jadwal imsakiyah Ramadhan 2026 di 30 kota Indonesia selama satu bulan penuh:
Banda Aceh | Download di Sini
Medan | Download di Sini
Padang | Download di Sini
Baca juga: Muhammadiyah Rilis Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M se-Indonesia
Palembang | Download di Sini
DKI Jakarta | Download di Sini
Serang | Download di Sini
Bandung | Download di Sini
Semarang | Download di Sini
Yogyakarta | Download di Sini
Surabaya | Download di Sini
Denpasar | Download di Sini
Pontianak | Download di Sini
Palangkaraya | Download di Sini
Banjarbaru | Download di Sini
Samarinda | Download di Sini
Tanjung Selor | Download di Sini
Kupang | Download di Sini
Mataram | Download di Sini
Mamuju | Download di Sini
Makassar | Download di Sini
Palu | Download di Sini
Kendari | Download di Sini
Manado | Download di Sini
Ambon | Download di Sini
Manokwari | Download di Sini
Nabire | Download di Sini
Jayapura | Download di Sini
Jayawijaya | Download di Sini
Sorong | Download di Sini
Merauke | Download di Sini
Versi Pemerintah
Sementara hingga saat ini pemerintah belum menentukan kapan puasa Ramadhan 1447 H dilaksanakan.
Hal tersebut dikarenakan pemerintah menggunakan metode rukyatul hilal, di mana harus melalui sidang isbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama.
Mengutip Baznas, rukyatul hilal adalah metode yang didasarkan pada penglihatan dan pengamatan bulan secara langsung yang berbentuk sabit atau belum terlihat bulat dari bumi.
Penentuan awal Ramadhan dengan metode yang disebut dengan rukyatul hilal ini merupakan cara yang disyariatkan dalam Islam.
Namun menurut Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Lebaran atau Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal 21 dan 22 Maret 2026.
Berdasarkan SKB tersebut bisa dikatakan bahwa 1 Ramadhan 1447 H kemungkinan jatuh pada tanggal 19 atau 20 Februari 2026.
(Tribunnews.com/Whiesa)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.