Kamis, 11 Juni 2026

Kunjungan Presiden Ke Luar Negeri

Di Washington DC, Prabowo Mengenang Jejak Sang Ayah sebagai Co-President Pertama USINDO

Prabowo mengenang jejak sang ayah, Soemitro Djojohadikusumo, yang memiliki peran penting dalam sejarah hubungan bilateral kedua negara

Tayang:
Penulis: Igman Ibrahim
HO/IST/dok. Setpres
BERTEMU KADIN AS - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Kamar Dagang Amerika Serikat atau US Chamber of Commerce di Washington D.C, Rabu (18/2/2026). Prabowo mengenang jejak sang ayah, begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo, yang memiliki peran penting dalam sejarah hubungan bilateral kedua negara. 
Ringkasan Berita:
  • Ada momen menarik saat Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan di hadapan para tokoh bisnis dan pejabat pemerintahan Amerika Serikat (AS) dalam acara Gala Iftar Business Summit
  • Prabowo mengenang jejak sang ayah, begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo, yang memiliki peran penting dalam sejarah hubungan bilateral kedua negara
  • Prabowo menuturkan bahwa keterlibatannya dalam forum-forum diplomasi dan ekonomi di Amerika Serikat seolah melanjutkan tongkat estafet yang pernah dibawa ayahnya

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ada momen menarik saat Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan di hadapan para tokoh bisnis dan pejabat pemerintahan Amerika Serikat (AS) dalam acara Gala Iftar Business Summit. 

Prabowo mengenang jejak sang ayah, begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo, yang memiliki peran penting dalam sejarah hubungan bilateral kedua negara.

Baca juga: Prabowo Hadiri Rapat Perdana Board of Peace AS, Seberapa Besar Daya Tekan Indonesia demi Palestina?

Acara digelar US Chamber of Commerce, Kamar Dagang AS-ASEAN, dan USINDO atau The United States Indonesia Society di Washington DC, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

"Saya merasa sangat terhormat malam ini berada di sini atas undangan dari Kamar Dagang AS-ASEAN, Kamar Dagang AS, dan USINDO yang mana, perlu saya sampaikan, ayah saya dahulu merupakan salah satu ketua pendamping (co-president) dari pihak Indonesia pada tahun-tahun awal berdirinya USINDO," ujar Presiden Prabowo.

Baca juga: Prabowo di Forum AS: Saya Sudah Tutup 1.000 Tambang Ilegal dan Sita 4 Juta Hektare Lahan

United States–Indonesia Society (USINDO) adalah organisasi nirlaba, non-partisan, dan non-pemerintah yang didirikan pada tahun 1994 oleh Edward E. Masters (mantan Duta Besar AS untuk Indonesia) dan ekonom senior Indonesia, Sumitro Djojohadikusumo.

Tujuan Utama

  • Meningkatkan pemahaman orang Amerika tentang Indonesia dan sebaliknya.
  • Memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara, baik di tingkat pemerintah maupun masyarakat.
  • Mendorong pertukaran pendidikan dan profesional untuk generasi muda.

Prabowo menuturkan bahwa keterlibatannya dalam forum-forum diplomasi dan ekonomi di Amerika Serikat seolah melanjutkan tongkat estafet yang pernah dibawa ayahnya. 

Bagi Prabowo, kunjungan ke Washington bukan sekadar urusan kenegaraan biasa. Ia menegaskan bahwa gaya kepemimpinannya saat ini banyak belajar dari sejarah masa lalu, termasuk bagaimana ayahnya membangun komunikasi antara Indonesia dan dunia internasional.

"Hal ini menunjukkan bagaimana kami, setidaknya para pemimpin Indonesia saat ini, selalu berusaha mengajarkan generasi muda untuk tidak pernah melupakan teman-teman yang telah menemani di saat-saat sulit," kenangnya.

Baca juga: Di Depan Pengusaha AS, Prabowo Sebut Banyak Rakyat Indonesia Hidup di Bawah Garis Kemiskinan

Prabowo lalu berkelakar memori masa lalunya itu menunjukkan betapa "tuanya" ia sekarang. Namun, persahabatan Indonesia dan Amerika Serikat dibangun di atas fondasi sejarah yang kuat, termasuk melalui peran tokoh-tokoh seperti ayahnya.

"Saya rasa kunjungan saya ke sini hari ini merupakan bukti komitmen kami bahwa kami ingin melihat kehadiran Amerika yang kuat di Indonesia," pungkasnya.

 

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved