Rabu, 10 Juni 2026

Dewan Perdamaian

Pertemuan Perdana Board of Peace Bahas Perdamaian di Gaza, Prabowo: Saatnya Solusi Nyata

Indonesia tidak memihak blok kekuatan tertentu dan secara aktif berpartisipasi menciptakan perdamaian dunia

Tayang:
HO/IST
BOARD OF PEACE - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Forum Bisnis dengan US Chamber of Commerce di Washington DC, Amerika Serikat (AS), Rabu (18/2/2026) waktu setempat. Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pertemuan perdana Board of Peace yang digelar pada Kamis (19/2/2026) ini akan membahas upaya untuk mewujudkan perdamaian di Gaza, Palestina. 

 

Ringkasan Berita:
  • Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pertemuan perdana Board of Peace yang digelar pada Kamis (19/2/2026) ini akan membahas upaya untuk mewujudkan perdamaian di Gaza, Palestina
  • Indonesia secara konsisten menjalankan prinsip politik bebas aktif 
  • Indonesia tidak memihak blok kekuatan tertentu dan secara aktif berpartisipasi menciptakan perdamaian dunia

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pertemuan perdana Board of Peace yang digelar pada Kamis (19/2/2026) ini akan membahas upaya untuk mewujudkan perdamaian di Gaza, Palestina.  

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Forum Bisnis dengan US Chamber of Commerce di Washington DC, Amerika Serikat (AS), Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

Baca juga: Di Washington DC, Prabowo Mengenang Jejak Sang Ayah sebagai Co-President Pertama USINDO

"Saya berada di sini atas undangan Presiden Amerika Serikat untuk menghadiri pertemuan Board of Peace yang sangat penting. Pertemuan resmi pertama dari Board of Peace untuk membahas implementasi dan kelanjutan gencatan senjata di Gaza. Kami terus berupaya merintis jalan menuju solusi yang nyata dan berkelanjutan atas isu Palestina," kata Prabowo. 

Prabowo menambahkan, Indonesia secara konsisten menjalankan prinsip politik bebas aktif. 

Baca juga: Prabowo di Washington: AS Sahabat Indonesia, Dulu Beri Bantuan saat Kemerdekaan

Indonesia tidak memihak blok kekuatan tertentu dan secara aktif berpartisipasi menciptakan perdamaian dunia.

"Kami melanjutkan kebijakan luar negeri non-blok, menghormati semua kekuatan besar. Saya menyatakan tekad untuk menjalankan kebijakan 'Good Neighbor Policy'," tegas Prabowo. 

Sebelumnya pada Senin (16/2/2026), Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Tetap Palestina untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Menteri Riyad Mansour di Kantor Perwakilan Palestina, New York, AS.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono menegaskan dukungan Indonesia bagi Palestina, komitmen untuk mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan, serta menekankan pentingnya terwujudnya solusi dua negara (two-state solution).

Sugiono juga menyampaikan partisipasi Presiden Prabowo dalam pertemuan Board of Peace di Washington DC bersama sejumlah pemimpin dunia, termasuk negara-negara yang tergabung dalam “Kelompok 8” (Indonesia, Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Pakistan), yang aktif mendorong upaya perdamaian di Gaza, Palestina.

"Partisipasi Presiden Indonesia bertujuan memastikan setiap keputusan yang diambil selaras dengan Piagam PBB dan upaya multilateral yang ada, guna membuka jalan bagi perdamaian yang adil dan berkelanjutan," ucap Sugiono.

Baca juga: Pengamat: Jika Prabowo dan Netanyahu Salaman di KTT Board of Peace, Kemunduran Kebijakan Luar Negeri

Prabowo Cerita soal MBG

Di hadapan para pengusaha AS, Prabowo memaparkan berbagai program prioritas di era pemerintahannya. Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembentukan sovereign wealth fund (Danantara), hingga komitmennya dalam memberantas korupsi dan memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya fokus pada upaya menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat sekaligus menciptakan iklim investasi yang stabil dan terpercaya.

"Kami telah menjalankan proyek-proyek besar yang dirancang untuk mengatasi persoalan banyaknya anak-anak kami yang menghadapi kelaparan dan malnutrisi. Saya menjalankan Program Makan Bergizi Gratis yang pada dasarnya saya pelajari dari pengalaman Amerika dan Eropa. Saya memahami bahwa ini adalah bagian nyata dari proses demokratisasi. Demokrasi yang nyata harus bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat melalui layanan pendidikan dan kesehatan," kata Prabowo.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved