Kamis, 9 April 2026

Hari Raya Nyepi 2026

Menag Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi: Satu Bumi, Satu Keluarga

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengucapkan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026.

Ringkasan Berita:
  • Menag Nasaruddin Umar mengucapkan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
  • Perayaan Nyepi tahun ini terasa istimewa karena berlangsung bersamaan dengan bulan suci Ramadan serta berdekatan dengan Idulfitri 1447 H.
  • Pertemuan dua momentum keagamaan tersebut menjadi simbol kuat nilai kebersamaan lintas iman.

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengucapkan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026.

"Atas nama Pemerintah Republik Indonesia maupun pribadi, saya menyampaikan selamat Hari Suci Nyepi dan Tahun Baru Saka 1948," ucap Nasaruddin dikutip dari tayangan YouTube Kemenag RI, Rabu (18/3/2026).

Menag menyebut, perayaan Nyepi tahun ini terasa istimewa karena berlangsung bersamaan dengan bulan suci Ramadan serta berdekatan dengan Idulfitri 1447 H. 

Menurutnya, pertemuan dua momentum keagamaan tersebut menjadi simbol kuat nilai kebersamaan lintas iman.

"Pertemuan dua hari raya besar ini bukanlah sekadar kebetulan, melainkan simbol keagungan Tuhan yang mempertemukan kita dalam semangat Vasudhaiva Kutumbakam: Satu bumi, satu keluarga," ungkapnya.

Menag menjelaskan, tema ini mengingatkan bahwa perbedaan suku, agama, dan golongan bukanlah pemisah, melainkan dapat mempererat persaudaraan sebagai bangsa.

“Sebagaimana esensi nyepi yang tertuang di dalam Catur Brata Penyepian yang kita teladani melalui Amati Geni. Tidak hanya api, listrik, dan transportasi yang kita padamkan, tetapi api dalam diri, kemerahan, egoisme, dan lain-lain demi mewujudkan kedamaian dalam keluarga besar bangsa,” tuturnya.

Ia mengatakan, melalui Amati Karya, umat diajak untuk melakukan introspeksi diri dengan menghentikan aktivitas fisik, sekaligus merenungkan kontribusi terhadap sesama dan alam semesta. 

“Melalui Amati Lelungan, kita belajar untuk diam dan tidak bekerja, memberikan ruang bagi bumi untuk bernapas dan memulihkan keseimbangannya tanpa kebisingan ya, tanpa hiruk pikuk,” lanjut Nasaruddin. 

Ia juga mengajak umat untuk melepakan hiburan duniawi untuk menemukan kejernihan hati dan mempererat kebersamaan dalam keluarga, sejalan dengan makna Nyepi sebagai jeda bagi alam semesta. 

Nasaruddin menyebut, selama manusia memuliakan dan menghormati alam, kebaikan itu akan dibalas oleh alam.

Baca juga: 50 Poster Hari Raya Nyepi 2026, Desain Menarik Cocok untuk Media Sosial

“Saya percaya melalui semangat Vasudhaiva Kutumbakam, umat Hindu akan harus berperan aktif di dalam menciptakan keharmonisan, memelihara kerukunan, dan membangun rasa persaudaraan yang kokoh di Indonesia yang kita cinta ini."

“Sekali lagi, selamat Hari Suci Nyepi tahun baru Saka 1948. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa melimpahkan kedamaian, kesehatan, dan kesejahteraan bagi kita semuanya,” pungkasnya.

(Tribunnews.com/Deni)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved