Jumat, 5 Juni 2026

Arus Balik Lebaran 2026

Kapolda Jabar Prediksi Puncak Arus Balik Mulai Selasa Besok

Puncak arus balik kedua diprediksi terjadi pada dua hari setelahnya yakni di tanggal 27 Maret 2026.

Tayang:
Editor: Erik S
TribunnewsBogor.com/TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
KONDISI PUNCAK BOGOR: Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengunjungi Pos Polisi Hoegeng Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) atau pada hari ketiga lebaran 

Ringkasan Berita:
  • Kapolda Jawa Barat memprediksi puncak arus balik Lebaran terjadi pada 24–25 Maret dan gelombang kedua pada 27–28 Maret 2026.
  • Saat ini pergerakan masyarakat masih didominasi wisata lokal di berbagai daerah Jawa Barat.
  • Polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan melibatkan relawan untuk mengurai kemacetan.

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR- Kapolda Jabar (Jawa Barat) Irjen Pol Rudi Setiawan memprediksikan puncak arus balik lebaran Idul Fitri 2026 mulai besok hari, Selasa (24/3/2026).

“Diperkirakan arus balik tanggal 24-25 (Maret). Arus balik pertama ya,” kata Irjen Pol Rudi Setiawan kepada wartawan di Pos Hoegeng, Senin (23/3/2026).

Kemudian puncak arus balik kedua diprediksi terjadi pada dua hari setelahnya yakni di tanggal 27 Maret 2026.

“Keduanya nanti mungkin tanggal 27-28,” ujarnya.

Arus mudik saat ini hanya bersifat lokal saja.

“Masih waktu liburan nasional sehingga terjadinya silaturahmi antar kabupaten. Jadi kabupaten satu, kabupaten yang lain lingkup masih di Jawa Barat,” ujarnya.

Saat ini masyarakat Jawa Barat banyak yang sedang berwisata.

Irjen Pol Rudi sudah mengunjungi beberapa wisata di Jawa Barat mulai dari Puncak, Pangandaran, serta wilayah Garut.

“Kita juga punya objek-objek wisata di pegunungan. Ada di Lembang, Ciwidey, termasuk yang di Puncak hari ini kita melihatnya. Dan beberapa ada situ, ada danau yang ada di sini yang semuanya menjadi tujuan wisata. Alhamdulillah kita sudah antisipasi semuanya supaya mereka tetap lancar dan nyaman. Termasuk juga keamanan,” ujarnya.

Rekayasa Lalu Lintas

Rudi Setiawan meninjau Jalur Puncak, Kabupaten Bogor pada momen hari ketiga Idul Fitri 1447 H. Jenderal bintang dua itu memastikan pengaturan lalu lintas di Jalur Puncak berjalan dengan baik.

"Saya memastikan bahwa pengaturan arus lalu lintas di Simpang Gadog ini berjalan dengan baik. Kita ketahui sebagian atau kebanyakan masyarakat ini menghabiskan liburannya di Jawa Barat salah satunya adalah ke Puncak, ke Cianjur dan sebagainya," kata Rudi.

Rudi mengatakan, salah satu manajemen lalu lintas yang siapkan untuk mengantisipasi kepadatan di Jalur Puncak adalah rekayasa lalu lintas one way.

Baca juga: Memasuki Arus Balik Lebaran, 4 Juta Tiket Kereta Terjual, Tren Perjalanan Meningkat

One way ini dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku seperti hasil pemantauan jumlah kendaraan dari Exit GT Ciawi dan Rest Area Gunung Mas.

"Tentunya one way ini tidak sembarangan diterapkan. Kita punya mekanisme yang valid," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi jajaran Polres Bogor yang telah memberdayakan joki jalur alternatif menjadi Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas).

Mereka dibina langsung oleh kepolisian untuk membantu pengaturan lalu lintas dan sebagai penujuk jalan di beberapa titik jalur-jalur alternatif. (TribunnewsBogor/Kompas.com)

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Kapolda Jabar Sebut Arus Balik Lebaran 2026 Terjadi 2 Kali, Terakhir Tanggal 28 Maret

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved