Rabu, 8 April 2026

Siang Ini Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri dan Pejabat Eselon 1 di Istana

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunnews.com, seluruh menteri dikumpulkan dalam rangka rapat kerja.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/Taufik Ismail
RAPAT DI ISTANA - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan seluruh menteri dikumpulkan dalam rangka rapat kerja. /Foto.dok 
Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto akan mengumpulkan seluruh menteri, pejabat eselon I, dan pimpinan BUMN dalam rapat kerja di Istana Kepresidenan Jakarta siang ini.
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut rapat ini juga menghadirkan dirjen, deputi, dan pejabat kementerian/lembaga lainnya.
  • Menurut Airlangga Hartarto agenda utama adalah konsistensi terhadap kebijakan ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan mengumpulkan seluruh Menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu siang, (8/4/2026).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunnews.com, seluruh menteri dikumpulkan dalam rangka rapat kerja.

“Iya betul, jadi nanti jam 14.00 di Istana,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Tidak hanya Menteri, Teddy mengatakan dalam agenda tersebut seluruh pejabat eselon 1 di Kementerian dan Lembaga juga turut hadir.

Baik pejabat Direktur Jenderal, Deputi, dan lainnya.

“Bapak Presiden mengumpulkan seluruh anggota Kabinet Merah Putih beserta seluruh Eselon 1 Kementerian dan Lembaga, seluruh Dirjen/Deputi serta para Dirut BUMN,” katanya.

Penjelasan Airlangga

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membenarkan bahwa Presiden Prabowo akan mengumpulkan para menteri dan pejabat lainnya pada hari ini.

“Tentunya besok (hari ini) akan ada acara dengan para menteri dan pejabat di kementerian,” kata Airlangga , Selasa (7/6/2026).

Dalam acara nanti, kata Airlangga, akan disampaikan mengenai arah kebijakan ekonomi di Indonesia, terutama dalam menghadapi kondisi geopolitik global.

“Besok diminta untuk disampaikan, kita lihat besok ya,” katanya.

Seperti diketahui konflik di Timur Tengah berpengaruh terhadap perekonomian sejumlah negara termasuk Indonesia.

Pemerintah Indonesia menyikapi hal itu dengan kebijakan efisiensi besar-besaran seperti  menerapkan WFH untuk ASN setiap Jumat, menekan konsumsi energi, menjaga defisit APBN tetap di bawah 3 persen PDB, serta menyediakan program sosial seperti Makan Bergizi Gratis.

Langkah ini diambil untuk melindungi masyarakat dari dampak yang ditimbulkan oleh kenaikan harga minyak dan komoditas global.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved