Rabu, 29 April 2026

Presiden Prabowo Targetkan 70 Ribu Sekolah Direnovasi Tahun Ini

Presiden juga menargetkan lebih 100 ribu sekolah selesai diperbaiki pada 2027. Setahun kemudian atau 2028, seluruh sekolah berhasil diperbaiki.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
HO/IST
PROGRAM MBG - Presiden Prabowo Subianto meninjau SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, (29/4/2026). (YouTube Sekretariat Presiden). 
Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto menargetkan 70 ribu sekolah direnovasi pada tahun ini. Hal itu disampaikan Prabowo usai meninjau SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).
  • Presiden juga menargetkan lebih 100 ribu sekolah selesai diperbaiki pada 2027. Setahun kemudian atau 2028, seluruh sekolah berhasil diperbaiki.
  • Tidak hanya bangunan fisik, kata Prabowo dirinya juga akan meningkatkan kualitas dan fasilitas sekolah.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menargetkan 70 ribu sekolah direnovasi pada tahun ini. Hal itu disampaikan Prabowo usai meninjau SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

“Tahun ini sudah 70.000, anggaran tahun lalu 17.000 sekolah tahun ini 70.000 sekolah,” katanya.

Baca juga: Tinjau SMAN 1 Cilacap, Prabowo: Anak-Anak Bicara ke Saya, Perlu MBG

Presiden juga menargetkan lebih 100 ribu sekolah selesai diperbaiki pada 2027. Setahun kemudian atau 2028, seluruh sekolah berhasil diperbaiki.

“2028 semua sekolah Indonesia sudah diperbaik,” katanya.

Tidak hanya bangunan fisik, kata Prabowo dirinya juga akan meningkatkan kualitas dan fasilitas sekolah. Prabowo akan menambah layar pintar atau smartboard yang sekarang ini baru satu persekolah.

“Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital, smart board, smart class sekarang baru 1 per sekolah, ada yang 2, hebat udah 2, berarti target kita masih tiap sekolah mungkin 3-4 lagi,” katanya.

Baca juga: Prabowo Siapkan Bantuan TPST Banyumas: Targetkan RI Bebas Sampah 3 Tahun Lagi

Dengan seperti itu diharapkan pembelajaran di sekolah akan semakin  baik. Software atau teknologi akan membantu siswa lebih cepat memahami materi pelajaran yang disampaikan.

“Nanti kita ada studio pusat di Jakarta, guru-guru terbaik umpamanya bahasa Inggris ya kita ambil native speaker dia bisa ngajar ke semua yang perlu, bahasa mandarin begitu kita mau tambah anak-anak sekolah kita harus bisa bahasa Inggris mandarin dan beberapa bahasa asing mulai dari SD,” pungkasnya:

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved