Rabu, 27 Mei 2026

PGN Pertahankan Rasio Dividen 80 Persen, RUPST Setujui Pembagian USD 172,29 Juta

Melalui RUPST, PGN resmi menyetujui pembagian dividen tunai sebesar US$ 172,29 juta atau setara 80 persen dari total laba bersih.

Tayang:
Editor: Content Writer
Dok. Pertamina Gas Negara
OPERASIONAL GAS BUMI - Para pekerja teknis sedang memantau instalasi jaringan pipa gas di area kilang operasional milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk pada siang hari. Peninjauan lapangan secara berkala ini rutin dilakukan guna menjaga keandalan distribusi energi serta efisiensi bisnis perusahaan yang baru saja menyetujui pembagian dividen triliunan rupiah dalam agenda rapat umum pemegang saham tahunan. 

TRIBUNNEWS.COM - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 resmi menyetujui pembagian dividen tunai sebesar USD 172,29 juta atau sekitar Rp 3,04 triliun (kurs tengah BI Rp 17.673), setara 80 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Tahun Buku 2025 sebesar US$ 215,36 juta.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyampaikan bahwa keputusan mempertahankan dividend payout ratio (DPR) sebesar 80% mencerminkan komitmen PGN dalam menyeimbangkan pemberian imbal hasil kepada pemegang saham dan keberlanjutan pertumbuhan bisnis jangka panjang. 

“Rasio pembayaran dividen kepada Pemegang Saham sebesar 80% juga mencerminkan keyakinan Perseroan terhadap kualitas cash flow, disiplin keuangan, dan kekuatan fundamental bisnis PGN di tengah dinamika industri energi global,” ujar Fajriyah.

Menurut Fajriyah, PGN tetap melanjutkan kebijakan dividen yang konsisten sekaligus menjaga fleksibilitas keuangan untuk mendukung 

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Gas Domestik, PGN Serap LNG dari Proyek Abadi Blok Masela

PGN menilai fundamental bisnis gas bumi domestik tetap memiliki prospek jangka panjang yang positif seiring meningkatnya kebutuhan energi nasional dan peran gas bumi sebagai energi transisi. 

Perseroan juga terus menjaga keandalan operasional melalui pengelolaan portofolio gas berbasis pipa dan LNG secara adaptif, optimalisasi infrastruktur, serta efisiensi operasional dan keuangan.

“Ke depan, PGN akan terus menjalankan strategi pertumbuhan secara prudent dengan tetap menerapkan disiplin keuangan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” tegas Fajriyah.

Dalam RUPST tahun ini, Pemegang Saham juga menyetujui sejumlah agenda strategis Perseroan, termasuk penggunaan laba bersih, perubahan anggaran dasar, penetapan auditor, serta agenda pengembangan bisnis dan tata kelola perusahaan.

Baca juga: Dukung Transisi Energi, Pertamina Perkuat Ekosistem Mobilitas Berkelanjutan di Berbagai Sektor

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved