Kamis, 28 Mei 2026

Idul Adha 2026

Cara Mengolah Daging Kurban Agar Tidak Alot dan Bau Prengus

Daging kurban bisa empuk dan bebas bau prengus jika diolah dengan cara yang tepat dan menggunakan rempah alami.

Tayang:
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Tiara Shelavie
sajiansedap.grid.id
DAGING KURBAN - Daging kurban bisa empuk dan bebas bau prengus jika diolah dengan cara yang tepat dan menggunakan rempah alami. 
Ringkasan Berita:
  1. Daging kurban sebaiknya didiamkan terlebih dahulu sebelum dimasak.
  2. Rempah dan bahan alami seperti jeruk nipis hingga nanas bisa mengurangi bau prengus.
  3. Memotong daging berlawanan arah serat membantu tekstur lebih empuk.

TRIBUNNEWS.COM - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada hari ini, Rabu, 27 Mei 2026, identik dengan pembagian daging kurban kepada masyarakat. 

Setelah menerima daging sapi maupun kambing, banyak orang mulai mengolahnya menjadi sate, gulai, tongseng, hingga rendang.

Namun, tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan daging kurban terasa alot atau memiliki bau prengus, terutama pada daging kambing. 

Karena itu, cara pengolahan yang tepat sangat penting agar hasil masakan lebih empuk dan nikmat disantap.

Dikutip dari BAZNAS dan Dinas Kesehatan Mojokerto, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengolah daging kurban agar tidak keras dan bebas bau amis.

Berikut cara mengolah daging kurban agar empuk dan tidak bau prengus:

1. Jangan langsung memasak daging setelah disembelih

Daging sebaiknya didiamkan terlebih dahulu selama sekitar 4–6 jam agar melewati proses rigor mortis atau kekakuan otot. 

Cara ini membantu membuat tekstur daging lebih empuk saat dimasak.

2. Gunakan metode memasak perlahan

Teknik slow cooking atau merebus perlahan dinilai efektif untuk membuat daging menjadi lebih lembut, terutama pada bagian yang memiliki serat kasar.

Baca juga: Daging Kurban Tahan Berapa Lama di Kulkas dan Freezer? Ini Durasinya

3. Potong daging berlawanan arah serat

Cara memotong daging ternyata mempengaruhi teksturnya. 

Memotong berlawanan arah serat membantu daging lebih mudah dikunyah dan tidak alot.

4. Kurangi lemak pada daging kambing

Menurut Dinas Kesehatan Mojokerto, lapisan lemak putih pada daging kambing menjadi salah satu penyebab bau prengus. 

Karena itu, sebagian lemak sebaiknya diiris dan dibuang sebelum dimasak.

5. Jangan mencuci daging kambing sebelum dimasak

Mencuci daging kambing justru dapat membuat aroma amis semakin kuat dan tekstur menjadi lebih keras. 

Sebaiknya daging langsung diolah atau direbus.

6. Gunakan jeruk nipis atau garam

Jika daging terlanjur dicuci, balurkan perasan jeruk nipis pada daging dan diamkan sekitar 30 menit. 

Selain itu, garam juga dapat membantu mengurangi bau amis jika didiamkan sekitar satu jam sebelum dimasak.

7. Rebus bersama rempah-rempah

Tambahkan daun jahe, serai, kemangi, atau ketumbar saat merebus daging. 

Aroma rempah membantu mengurangi bau prengus dan membuat rasa masakan lebih sedap.

8. Gunakan nanas atau daun pepaya

BAZNAS menyebut enzim alami pada nanas dan daun pepaya dapat membantu melunakkan tekstur daging. 

Nanas juga membantu mengurangi bau amis pada daging kambing.

9. Manfaatkan mentimun untuk mengurangi bau

Selain nanas, getah mentimun juga dipercaya dapat membantu mengurangi aroma prengus pada daging kambing.

10. Hindari memasak terlalu lama dengan api besar

Memasak daging terlalu lama pada suhu tinggi justru bisa membuat tekstur daging semakin keras dan kering.

Selain memperhatikan teknik memasak, penggunaan rempah-rempah tradisional juga menjadi kunci agar olahan daging kurban terasa lebih lezat dan menggugah selera.

Dengan pengolahan yang tepat, daging kurban bisa menjadi lebih empuk, tidak bau prengus, dan nikmat disantap bersama keluarga saat Idul Adha.

(Tribunnews.com/Widya)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved