Rabu, 3 Juni 2026

Pimpinan BGN Diganti

Profil dan Kekayaan Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Dicopot Prabowo, Pernah Singgung Penyesalan

Posisi Dadan Hindayana kini diisi oleh Nanik S Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Tayang:
Editor: Willem Jonata
Tribunnews.com/Lita Febriani
MAKAN BERGIZI GRATIS - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana usai Rapat Terbatas Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di Kantor Kemenko Pangan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026). (Tribunnews.com/Lita Febriani). 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden RI Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Posisi tersebut kini diisi oleh Nanik S Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Pergantian ini menjadi sorotan karena masa jabatan Dadan belum genap dua tahun. Ia sebelumnya dilantik oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 19 Agustus 2024 melalui Keppres Nomor 94P Tahun 2024.

Profil

Dadan Hindayana dikenal sebagai sosok akademisi dan birokrat dengan latar belakang pendidikan yang kuat. Lahir di Garut pada 1967, Dadan merupakan lulusan terbaik Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 1990.

Ia kemudian meraih gelar doktor (Dr. rer. Hort) dalam bidang Entomologi Terapan dari Universitas Gottfried Wilhelm Leibniz Hannover, Jerman, pada tahun 2000.

Baca juga: Sosok Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Pengganti Dadan Hindayana, Dikenal Sebagai Orang Dekat Prabowo

Sebelum mengemban amanah di BGN, kariernya banyak dihabiskan di dunia pendidikan tinggi. Dadan merupakan dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB dan pernah menduduki sejumlah posisi strategis, di antaranya Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha IPB (2003–2008) serta Ketua STPK Banau Halmahera Barat (2014–2022).

Dalam catatan pengabdiannya, ia telah menerima berbagai penghargaan dari negara, termasuk Satyalancana Karya Satya XXX Tahun pada 2023.

Namun, selama setahun menjabat di BGN, Dadan sempat berkelakar bahwa dirinya merasa "menyesal" karena harus menghadapi sorotan media yang intens, sesuatu yang tidak biasa ia lakukan selama berkarier sebagai akademisi.

“Akhirnya sudah satu tahun selalu dikejar-kejar wartawan. Makanya saya ditanya, menyesal enggak jadi kepala badan? Menyesal jadi terkenal,” ujar Dadan sambil tersenyum di Jakarta, 19 Agustus 2025, seperti dikutip Kompas.com.

Selama masa jabatannya, Dadan sempat menjadi perhatian publik terkait pengelolaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia pernah menginformasikan rencana pengembalian anggaran sebesar Rp 70 triliun kepada negara karena diproyeksikan tidak terserap sepenuhnya dalam tahun berjalan, sementara Rp 99 triliun lainnya telah berhasil diserap untuk pelaksanaan program tersebut.

Harta Kekayaan

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 14 Maret 2025 untuk periode awal menjabat, Dadan Hindayana tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 9,02 miliar.

Aset terbesarnya berada pada sektor tanah dan bangunan yang mencapai Rp 5,9 miliar, terdiri dari dua bidang properti di Kota dan Kabupaten Bogor.

Selain itu, Dadan memiliki aset berupa alat transportasi senilai Rp 1,4 miliar yang mencakup tiga unit mobil (Mazda CX-5, Honda HR-V, dan Mazda CX-3).

Dalam laporan tersebut, ia juga mencatatkan harta bergerak lainnya sebesar Rp 322,4 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp 1,4 miliar.

Dadan Hindayana tercatat tidak memiliki utang dalam laporan kekayaan tersebut. 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved