Pimpinan BGN Diganti
Isu OTT Mencuat Sebelum Pergantian Para Pejabat BGN
"Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo.
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto mengganti tiga pejabat utama Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk Kepala BGN Dadan Hindayana dan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya.
- Pergantian diumumkan setelah beredarnya isu OTT terhadap pejabat BGN.
- Sony Sonjaya sempat membantah kabar miring tersebut.
- Kepala BGN kini dijabat Nanik S. Deyang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto secara mengejutkan mengganti tiga pejabat utama Badan Gizi Nasional (BGN) yang mengelola program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Tak hanya mengganti Kepala BGN Dadan Hindayana, dua pejabat lainnya ikut diganti yakni Wakil Kepala BGN Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.
Keputusan pergantian tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).
"Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo.
Adapun struktur kepemimpinan BGN yang baru adalah Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang kini menjabat Kepala BGN yang baru serta Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil BGN.
Isu OTT sebelum pergantian jabatan
Sebelum pergantian para pejabat BGN, isu operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat BGN sempat mencuat pekan lalu.
Adalah Wakil Kepala BGN saat itu Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya yang diisukan terkena OTT Kejaksaan Agung (Kejagung).
Isu Sony terkena OTT Kejagung beredar di kalangan awak media pada Kamis (21/5/2026) pekan lalu.
Sony kemudian menjawab isu itu dalam konferensi pers yang diadakan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Dia membantah terkena OTT.
"Saya responsnya hari ini ada di sini, berbicara dengan rekan-rekan," ujarnya dalam konferensi pers seperti dikutip dari Kompas.TV.
Operasi Tangkap Tangan atau OTT adalah istilah populer yang sering digunakan oleh media untuk menyebut tindakan penangkapan langsung terhadap seseorang yang sedang atau baru saja melakukan tindak pidana, terutama kasus korupsi atau suap.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna juga membantah ada OTT kepada pejabat BGN.
Tak hanya Sony, Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang kini menjabat Kepala BGN yang baru juga tak luput dari isu OTT aparat penegak hukum.
Istana Jelaskan Alasan Pergantian Pejabat BGN
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat bicara soal pergantian tiga pejabat BGN.
Dia berbicara perihal dugaan jual beli titik dapur SPPG atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) adalah fasilitas pengolahan makanan di bawah naungan BGN yang didirikan untuk memproduksi dan mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah.
Prasetyo menegaskan bahwa saat ini sedang dilakukan audit internal di BGN mengenai dugaan jual beli titik dapur MBG.
“Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari, sekali lagi kami sampaikan, bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kita lakukan,” ujar Prasetyo.
Menurut Prasetyo pemerintah ingin BGN selalu menjalankan tugas dan fungsi sebaik mungkin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/RDP-Komisi-IX-DPR-dengan-BGN_20251112_134543.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.