Rabu, 10 Juni 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Luhut Bela Prabowo: MBG itu Program yang Sangat Baik Hanya Pengelolaannya Perlu Ditata

Luhut menilai MBG merupakan program yang baik. Pemerintah akan membenahi tata kelola agar lebih efisien dan berdampak luas

Tayang:
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
MBG PROGRAM POSITIF - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa Makan Bergizi (MBG) yang digagas oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan program yang positif bagi masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan usai melaporkan hasil evaluasi dan survei independen mengenai pelaksanaan MBG kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/6/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat 
  • Meski demikian, pemerintah mengakui tata kelola program masih perlu dibenahi agar pelaksanaannya lebih efektif dan efisien
  • Survei independen DEN menunjukkan MBG turut menggerakkan ekonomi daerah melalui keterlibatan UMKM lokal dan penyerapan tenaga kerja setempat

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa Makan Bergizi (MBG) yang digagas oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan program yang positif bagi masyarakat.

Hal tersebut ia sampaikan usai melaporkan hasil evaluasi dan survei independen mengenai pelaksanaan MBG kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Luhut merespons berbagai kritik terkait program prioritas tersebut dengan menyatakan bahwa fondasi MBG sudah tepat sasaran.

Namun, ia mengakui bahwa pemerintah akan segera turun tangan untuk membenahi sistem pengelolaannya agar lebih tertata di masa mendatang.

"Karena MBG ini memang program yang sangat baik, hanya pengelolaannya memang perlu ditata dengan rapi. Dan tadi Presiden sudah memberikan arahan, kita akan bantu dari Dewan Ekonomi untuk menata pelaksanaannya sehingga jauh lebih bagus dari waktu yang lalu," tegas Luhut.

Adapun penataan ulang program MBG yang dimaksud juga berkaitan erat dengan strategi efisiensi keuangan negara di tengah ketidakpastian ekonomi global. 

Baca juga: Fokus Nanik S Deyang Usai Jabat Kepala BGN: Benahi Keuangan hingga Moratorium Pendirian Dapur Baru

Anggota DEN Mochamad Firman Hidayat memaparkan bahwa Presiden Prabowo juga menyoroti penghematan anggaran dari program-program prioritas.

Pemerintah optimistis bahwa pembenahan tata kelola MBG tidak akan mengorbankan kualitas gizi yang diterima masyarakat, melainkan memangkas kebocoran biaya.

"Pak Presiden tadi menyampaikan efisiensi anggaran ini akan dilakukan, termasuk untuk program-program prioritas seperti MBG. Jadi tadi angkanya cukup besar yang kita bisa hemat dari sisi MBG ya," ungkap Firman.

Pembelaan DEN terhadap keberlanjutan program MBG didasari oleh temuan data internalnya. Berdasarkan survei independen yang dilakukan DEN di 800 titik secara acak, mulai dari Nias Selatan hingga Papua, program ini terbukti berhasil menghidupkan urat nadi ekonomi daerah. 

Sebanyak 86,9 persen Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) tercatat telah menggandeng UMKM lokal sebagai pemasok bahan baku, di mana penyerapan tenaga kerja lokal mencapai hampir 99%.
 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved