Harga BBM Naik
Tentara dan Polisi Jaga Ketat Kawasan Semanggi Arah Bundaran HI, Ini Penampakannya
Mahasiswa rencananya menggelar demonstrasi di Bundaran HI tak diperbolehkan lintasi jalan Jenderal Sudirman. Situasi sempat memanas dan saling dorong
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah personel gabungan dikerahkan mengamankan kawasan Semanggi, Jakarta Selatan menjelang aksi unjuk rasa massa mahasiswa di Bundaran HI pada Jumat (12/7/2026) siang.
Baca juga: Bus Rombongan Mahasiswa UI Diadang Polisi di Semanggi, Situasi Sempat Panas dan Saling Dorong
Pantauan jurnalis Tribunnews.com, Reynas Abdila di lokasi personel terdiri dari unsur Brimob, Sabhara hingga TNI. Rangkaian kendaraan taktis juga nampak berjejer di jembatan Semanggi.
Massa mahasiswa yang rencananya menggelar aksi di Bundaran HI tidak diperbolehkan melintasi jalan Jenderal Sudirman.
Informasi yang dihimpun mahasiswa sempat beradu argumen dengan aparat karena penutupan akses jalan tersebut.
Aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas sempat terjadi beberapa saat.
Oleh petugas, massa mahasiswa dialihkan untuk menyampaikan aspirasinya di depan Gedung DPR RI.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya mengalihkan titik unjuk rasa ke kawasan DPR/MPR dan Patung Kuda, Jakarta Puaat.
"Kami juga dari Direktorat Intelijen sudah berkomunikasi untuk mengalihkan titik tadi di Bundaran HI bisa di sekitar Patung Kuda ataupun di depan DPR/MPR, sehingga aspirasinya juga tersampaikan dengan baik dan ini juga dilindungi oleh undang-undang," kata Budi Hermanto kepada wartawan.
Ia mengatakan alasan dialihkannya lokasi itu karena Bundaran HI banyak aktivitas perekonomian sehingga terpaksa harus dipindahkan.
"Memang kita ketahui bahwa seputaran Bundaran HI itu bukan merupakan tempat yang untuk menyampaikan aspirasi. Karena memang ada kegiatan-kegiatan perekonomian, kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya, sehingga kita sama-sama memaklumi, memahami untuk saling menghormati," ucapnya.
Dalam hal ini, pihaknya nanti bakal menyiapkan perubahan rekayasa lalu lintas di beberapa titik. Namun, sifatnya masih situasional melihat kondisi dan situasi di lapangan.
"Kita juga menghimbau kepada warga masyarakat yang memiliki kepentingan, dapat mungkin melihat nanti info dari media sosial ataupun info-info update dari Ditlantas dan Polda Metro Jaya," tuturnya.
Tuntutan Mahasiswa
Sebelumnya, sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai kampus di Jabodetabek bakal menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
Baca juga: Polisi Alihkan Lokasi Demo Mahasiswa dari Bundaran HI ke Depan DPR hingga Patung Kuda
Aksi tersebut merupakan hasil konsolidasi sejumlah organisasi mahasiswa dan kelompok masyarakat yang digelar di Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu (10/6/2026) malam.
Ketua Front Mahasiswa Nasional (FMN) Symphati Dimas mengatakan aksi tersebut digelar sebagai bentuk respons terhadap kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Dia menyebut mahasiswa memandang Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai persoalan serius yang belum mendapatkan solusi memadai dari pemerintah.
"Indonesia adalah negara yang kaya, namun rakyatnya belum sejahtera. Indonesia negara besar, tapi masih banyak rakyat yang belum terbebas dari rasa lapar," ujarnya.
Dimas menjelaskan, konsolidasi yang digelar sebelumnya diikuti sejumlah organisasi mahasiswa dan kelompok masyarakat.
Di antaranya seluruh BEM fakultas se-UI, BEM IPB, Universitas Gunadarma, Politeknik Negeri Jakarta, UIN Jakarta, UPN Veteran Jakarta, Universitas Pancasila, Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), serta Front Mahasiswa Nasional (FMN).
Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi turut menyoroti kondisi ekonomi nasional yang dinilai memburuk dalam beberapa waktu terakhir.
Selain itu, mereka mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada kepentingan rakyat.
Mahasiswa juga menilai pemerintah cenderung mengabaikan berbagai kritik yang berkembang di tengah masyarakat.
Tak hanya itu, mereka turut menyoroti dugaan penggunaan aparat negara untuk membungkam pihak-pihak yang menyampaikan kritik terhadap pemerintah.
Baca juga: Jelang Demo Mahasiswa Tuntut Harga BBM Turun, Mobil Tahanan Bersiaga di Bundaran HI
Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan utama yakni di antaranya:
1. Mendesak pemerintah menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
2. Meminta pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
3. Menuntut penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Mendesak dihentikannya praktik militerisme di ranah sipil.
5. Meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah atas berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kawasan-Semanggi-Jakarta-dijaga-ketat.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.