Selasa, 16 Juni 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Siswa Pengirim Surat ke Prabowo Mengaku Tak Pernah Makan MBG Sejak Program Dimulai

Kirim surat ke Presiden, Muhammad Rafif Arsya Maulidi, siswa SMK NU Miftahul Falah, Kudus, Jawa Tengah, mengaku tidak pernah mengonsumsi MBG.

Tayang:
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
SURAT MBG PRABOWO - Wawancara siswa SMK NU Miftahul Falah, Kudus, Jawa Tengah, Muhammad Rafif Arsya Maulidi di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (15/6/2026). Siswa ini menulis surat pada Presiden Prabowo Subianto terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 

Ringkasan Berita:
  • Seorang siswa asal Kudus, Jawa Tengah mengirim surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto.
  • Dalam suratnya ia menyatakan penolakan terhadap program MBG bagi dirinya sendiri.
  • Ia mengaku tidak pernah mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG) sejak program tersebut mulai dijalankan.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Muhammad Rafif Arsya Maulidi, siswa SMK NU Miftahul Falah, Kudus, Jawa Tengah, mengaku tidak pernah mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG) sejak program tersebut mulai dijalankan.

Rafif merupakan pelajar yang sebelumnya mengirim surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dalam suratnya ia menyatakan penolakan terhadap program MBG bagi dirinya sendiri.

Baca juga: Siswa SMK Pengirim Surat ke Prabowo Soal MBG Mengaku Sempat Diintimidasi Pegawai SPPG

Menurut Rafif, penolakannya terhadap MBG dilatarbelakangi keprihatinannya terhadap kesejahteraan guru honorer yang dinilainya masih rendah.

"Karena saya melihat guru-guru honorer itu belum sejahtera terutama guru saya yang ada di Kudus," kata Rafif di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Senin (16/06/2026).

Ia menilai pemerintah perlu memberikan perhatian lebih kepada guru honorer yang masih menerima penghasilan minim.

Ia pun mengaku tetap konsisten dengan sikap yang telah disampaikan dalam surat tersebut.

Bahkan, sejak program MBG berjalan, dirinya tidak pernah mengambil bagian dalam program tersebut.

"Dan saya dari awal ada MBG sampai sekarang saya tidak memakannya sama sekali. Karena itu kebijakan politik saya," kata Rafif.

Dalam kesempatan yang sama, Rafif juga mengungkapkan harapannya agar anggaran program MBG tidak mengurangi alokasi pendidikan.

Menurut dia, masih banyak guru di berbagai daerah yang membutuhkan perhatian pemerintah.

"Harapan saya itu anggaran MBG tidak memangkas anggaran pendidikan. Dan saya melihat guru-guru enggak cuma di Kudus, enggak cuma di Jakarta, terutama di 3T itu kurang sejahtera," ujarnya.

Sebagai informasi, Rafif menjadi salah satu saksi dalam sidang pengujian UU APBN 2026 di MK.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved