Senin, 4 Mei 2026

Gudang2Go Hadir Mendorong Digitalisasi Pergudangan

Eddy Kwan selaku CEO dari Gudang2Go mengatakan, pada hakikatnya tujuan digitalisasi adalah fleksibilitas, efisiensi alur kerja,

Tayang:
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Hendra Gunawan
istimewa
Mendorong digitalisasi pergudangan di Indonesia, PT Mahardika Digital Distribusi resmi meluncurkan Gudang2Go, startup marketplace pergudangan online yang menghubungkan bisnis digital, UMKM, dan perusahaan terkemuka dengan gudang-gudang yang tersebar di seluruh negeri untuk jangkauan distribusi yang lebih luas. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendorong digitalisasi pergudangan di Indonesia, PT Mahardika Digital Distribusi resmi meluncurkan Gudang2Go, startup marketplace pergudangan online yang menghubungkan bisnis digital, UMKM, dan perusahaan terkemuka dengan gudang-gudang yang tersebar di seluruh negeri untuk jangkauan distribusi yang lebih luas.

Eddy Kwan selaku CEO dari Gudang2Go mengatakan, pada hakikatnya tujuan digitalisasi adalah fleksibilitas, efisiensi alur kerja, optimasi jaringan serta pemangkasan biaya.

Baca juga: Bumi Benowo Gandeng Waskita Karya Realty untuk Kembangkan Kawasan Pergudangan Modern

"Keempat tujuan menjadi alasan Gudang2Go berdiri. Kami selalu ada di sisi pelaku bisnis untuk mencapai hal tersebut," kata Eddy Kwan dalam keterangannya, Kamis (27/1/2022).

Sebagai startup yang telah merangkul 20 gudang di seluruh Indonesia pada tahap awalnya, Gudang2Go merupakan platform pengelolaan gudang yang memungkinkan perusahaan dari berbagai industri untuk memastikan agar produk mereka selalu ada di dekat lokasi pembeli, sehingga menghapus batasan geografis di negara kepulauan ini sekaligus memangkas biaya pengiriman yang umumnya ditanggung oleh sang pembeli.

Sistem pengelolaan yang ditawarkan Gudang2Go pun dibangun menggunakan teknologi terintegrasi yang dapat dinikmati para pelaku usaha yang mencari gudang, seperti perangkat lunak khusus stock monitoring yang siap pakai, jaringan pergudangan yang saling terhubung, hingga pelacakan pergerakan produk secara real time.

Baca juga: Kegiatan Ekonomi: Produksi, Distribusi dan Konsumsi

Dengan demikian, usaha manapun kini dapat memiliki ekosistem distribusi yang canggih bahkan dari awal beroperasi.

“Selama ini, logistik adalah aspek bisnis yang memakan biaya yang tinggi, mulai dari biaya penyewaan gudang, sumber daya manusia, sistem keamanan, hingga software pengelolaan yang tidaklah murah.” kata Eddy Kwan.

Namun dengan adanya Gudang2Go, kata dia para pelaku usaha tak perlu mengkhawatirkan semua biaya itu lagi, ataupun terbebani oleh kontrak jangka panjang yang umumnya tidak fleksibel.”

Baca juga: Holding BUMN Pangan Dinilai Langkah Tepat Jaga Rantai Pasok Pangan dan Distribusi Harga

Keuntungan tak hanya dirasakan oleh para pelaku usaha yang mencari gudang, tapi juga pemilik bangunan atau gudang kosong yang dapat didaftarkan sebagai rekanan Gudang2Go.

“Dengan menghubungkan para pemilik gudang dengan perusahaan yang mencari gudang, Gudang2Go bisa menjadi sumber pendapatan pasif yang baru bagi para pemilik gudang," kata Eddy.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved