Di Tengah Ancaman Inflasi, Warga Argentina Beralih ke Kripto

banyak warga Argentina beralih ke kripto dan Bitcoin (BTC) sebagai salah satu cara untuk melakukan lindung nilai terhadap inflasi

Editor: Sanusi
Shutterstock
Ilustrasi Kripto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nur Febriana Trinugraheni

TRIBUNNEWS.COM, BUENOS AIRES - Argentina telah berjuang melawan inflasi sejak tahun 2016 yang disebabkan oleh banyak faktor, seperti kurangnya kepercayaan terhadap bank sentral negara itu, dan pengeluaran pemerintahannya yang berlebihan.

Dikutip dari Cointelegraph, inflasi ini membuat 37,3 persen populasi di Argentina berada di bawah garis kemiskinan, dan banyak warganya yang mengaku kehilangan tabungan karena digunakan untuk memenuhi kebutuhan.

Baca juga: Usai Meluncur di Pasar Kripto, Coin LUNA 2.0 Kembali Anjlok Hingga 80 Persen

Dengan latar belakang ini, banyak warga Argentina beralih ke kripto dan Bitcoin (BTC) sebagai salah satu cara untuk melakukan lindung nilai terhadap inflasi, walaupun pasar kripto berada di zona merah selama beberapa bulan ini, dan larangan bank sentral Argentina terhadap lembaga keuangan untuk beroperasi dengan aset digital.

Dalam laporan Intelijen Pasar Amerika menunjukkan, penetrasi kripto di Argentina telah mencapai 12 persen, atau dua kali lipat dari Peru, Meksiko, dan negara-negara lain di kawasan Amerika Selatan.

Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin yang mengunjungi Argentina pada bulan Desember lalu menyatakan, adopsi cryptocurrency di negara itu sedang meningkat pesat, dan adopsi stablecoin juga tumbuh secara signifikan.

Baca juga: Baru Mulai Investasi Kripto? Gunakan Dollar Cost Averaging untuk Mengurangi Risiko!

Presiden Argentina, Alberto Fernandez dalam wawancara YouTube di tahun 2021 mengaku, pemerintah Argentina memang mengambil pendakatan secara hati-hati terhadap regulasi aset digital.

“Ada diskusi besar tentang cryptocurrency, ini adalah debat global dan saya harus mengakui bahwa ini adalah masalah kehati-hatian,” ujar Alberto Fernandez.

Namun Fernandez juga mengungkapkan, kripto memiliki keuntungan dan dapat membantu menahan inflasi yang sedang terjadi.

“Crypto memiliki keuntungan karena membantu menahan inflasi dan bahwa dalam arti tertentu, ini adalah aset tetap.” ujarnya.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved