Bitcoin Melesat 19 Persen Sepanjang Juli 2022

Bitcoin kembali menunjukkan raport hijaunya dengan melesat sebanyak 19 persen di sepanjang bulan Juli 2022,

Editor: Sanusi
Shutterstock
Ilustrasi Kripto Bitcoin. Bitcoin kembali menunjukan raport hijaunya dengan melesat sebanyak 19 persen di sepanjang bulan Juli 2022 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Bitcoin kembali menunjukkan raport hijaunya dengan melesat sebanyak 19 persen di sepanjang bulan Juli 2022.

Kenaikan ini jadi yang terbaik setelah satu tahun terakhir perdagangan Bitcoin terus mengalami bearish imbas gejolak bear market.

Memanasnya kondisi pasar global akibat inflasi energi dan pangan tak hanya memicu tren pelemahan nilai saham, namun juga telah menimbulkan penurunan harga kripto yang berkepanjangan hingga nilai Bitcoin turun lebih dari 65 persen dari harga tertingginya di bulan November tahun lalu, dimana saat itu BTC dipatok diatas 69.000 dolar AS.

Baca juga: Jangan Terkecoh Bullish Bitcoin, IMF Peringatkan Potensi Kegagalan Kripto Lanjutan

Namun setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga 75 basis poin, sesuai dengan perkiraan para investor gejolak pasar kripto kembali tenang ke zona hijau. Memudarnya kekhawatiran investor akan tindakan The Fed yang menaikan suku bunga ke level tertinggi, telah mendorong optimisme investor untuk kembali berinvestasi pada aset kripto.

Alasan inilah yang membuat perdagangan kripto cerah, hingga mengantarkan lonjakan perdagangan Bitcoin sebesar 19 persen dalam kurun waktu 30 hari terakhir. Mengutip dari Decrypt, Bitcoin bukan satu-satunya aset digital yang mengalami bullish pada bulan ini, mata uang Ethereum juga terpantau mengalami peningkatan serupa dengan naik sebanyak 55 persen.

Baca juga: Terkerek Kenaikan Suku Bunga The Fed, Bitcoin Melesat di Atas 23.000 Dolar AS

Selain didukung penguatan Bitcoin, meningkatnya performa Ethereum juga didorong oleh adanya isu yang menyebut bahwa ETH saat ini tengah menggarap peralihan mekanisme konsensus yang lebih hemat energi. Dengan menggunakan sistem ini nantinya para penambang koin Ethereum dapat menghemat penggunaan tenaga listrik untuk melakukan proses transaksi.

Dengan pertumbuhan pasar yang positif ini, sejumlah pakar kripto AS memprediksi bahwa pergerakan fluktuatif Bitcoin dan sejumlah Altcoin lainnya dapat meningkat selama beberapa hari kedepan.

Sebagai informasi nilai aset digital di perdagangan Coinmarketcap pada Minggu (28/7/2022) terlihat bullish, dengan Bitcoin yang melesat 6,29 persen selama sepekan hingga harganya naik tipis ke 23.744 dolar AS. Kemudian kenaikan ini juga disusul Ethereum yang terpantau meningkat 9.28 persen menuju 1.693 dolar AS.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved