Mata Uang Kripto

Bitcoin Bertahan di Level 22 Ribu Dolar AS, Mayoritas Aset Kripto Turun pada Perdagangan Hari Ini

bitcoin, mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, turun 1,08 persen dalam 24 jam terakhir menuju ke level 22.990,97 ribu dolar AS

Shutterstock
Ilustrasi Bitcoin. Selama sesi perdagangan hari ini, Minggu (7/8/2022), aset kripto mayoritas terkoreksi. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni
 
TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Selama sesi perdagangan hari ini, Minggu (7/8/2022), aset kripto mayoritas terkoreksi.

Dikutip dari Coinmarketcap, bitcoin, mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, turun 1,08 persen dalam 24 jam terakhir menuju ke level 22.990,97 ribu dolar AS pada perdagangan hari ini.

Sementara Ethereum (ETH) menuju ke level 1.682,22 ribu dolar AS, setelah merosot 2,35 persen dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: Bitcoin Stabil di Atas 23.000 Dolar, Investor Diimbau Waspada Potensi Bearish

Koin Tether (USDT) bergerak datar hari ini menetap di level 1 dolar AS, sementara USD Coin (USDC) naik tipis 0,04 persen dalam 24 jam terakhir menuju ke 1 dolar AS.

BNB (BNB) anjlok 0,77 persen dari perdagangan hari sebelumnya, menetap di 311,88 dolar AS.

Mata uang kripto yang dikembangkan Ripple Labs, XRP (XRP) diperdagangkan di level 0,3718 dolar AS, setelah terkoreksi 0,65 persen.

Bincance USD (BUSD) naik 0,04 persen dalam 24 jam terakhir menuju ke level 1 dolar AS. Sementara Cardano (ADA) tergelincir 0,34 persen menuju ke 0,5163 dolar AS.

Polkadot (DOT), cryptocurrency yang dirilis pada tahun 2020 ini, menetap di 39,82 dolar AS setelah jatuh sedalam 3,48 persen.

Baca juga: Kunjungan Turis di El Salvador Melesat 82 Persen Usai Jadikan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Sah

Aset kripto favorit CEO Tesla Elon Musk, Dogecoin, terkoreksi 1,67 persen dalam 24 jam terakhir, dan diperdagangkan 0,06849 dolar AS.

Analis kripto populer Benjamin Cowen memperkirakan tingkat dominasi BTC akan turun dari 73 persen di akhir tahun 2021 menjadi 41 persen pada tahun ini.

Menurut Cowen, cryptocurrency terbesar kedua, ETH, dapat meningkatkan tingkat dominasi BTC setelah merger.

Perpindahan jaringan Ethereum ke konsensus Proof-of-Work (PoW) ke Proof-of-Stake (PoS), yang sudah ditunggu-tunggu dalam beberapa tahun, dapat membuat para investor mengalihkan dana mereka ke mata uang kripto terbesar Bitcoin.

Baca juga: Perbedaan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Mulai Berinvestasi

"Tingkat dominasi bitcoin dapat berputar dengan beberapa peristiwa besar muncul di mana narasi dapat bergeser dan mungkin ada berbagai pembobotan ulang portofolio. Salah satu hal terbesar jelas adalah Penggabungan untuk Ethereum. Pasti ada banyak momentum di balik itu sekarang… dan secara teoritis akan datang pada bulan September, di mana transisi dari proof-of-work ke proof-of-stake," kata Cowen yang dilansir dari Bitcoin Ethereum News.

Cowen melanjutkan, tingkat dominasi bitcoin akan berbalik pada bulan September. Dia juga memprediksi proses perpindahan jaringan Ethereum dari PoW ke PoS akan tertunda lagi seperti sebelumnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved