Jajaki Industri Bisnis Kripto, Samsung Berencana Luncurkan Platform Perdagangan Mata Uang Digital

Samsung Electronics Co., Lt kepincut untuk meluncurkan platform perdagangan kripto yang dinamai Samsung Securities pada tahun 2023 mendatang.

IST
Ilustrasi. Meningkatnya adopsi mata uang digital, membuat raksasa teknologi asal Korea Selatan Samsung Electronics Co., Lt kepincut untuk meluncurkan platform perdagangan kripto yang dinamai Samsung Securities pada tahun 2023 mendatang. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Namira Yunia Lestant

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Meningkatnya adopsi mata uang digital, membuat raksasa teknologi asal Korea Selatan Samsung Electronics Co., Lt kepincut untuk meluncurkan platform perdagangan kripto yang dinamai Samsung Securities pada tahun 2023 mendatang.

Langkah tersebut diambil Samsung, menyusul Mirae Asset Securities dan lima perusahaan sekuritas domestik di Korea Selatan yang telah lebih dulu mengajukan permohonan izin untuk dapat meluncurkan bursa pertukaran mata uang kripto mereka sendiri di negara ginseng tersebut.

Meskipun Unit Intelijen Keuangan (FIU) Korea Selatan tengah memberlakukan pengawasan yang ketat terhadap industri kripto, hingga membuat puluhan bursa kripto di negara itu terpaksa gulung tikar. Namun hal tersebut tak menyurutkan antusias masyarakat Seoul untuk mengadopsi mata uang digital ini sebagai ladang investasi.

Baca juga: Samsung Luncurkan Update Firmware ke Beberapa Ponsel Jadul

Bahkan menurut data yang dirilis Komisi Jasa Keuangan Korea Selatan, pasar kripto yang tumbuh di negara itu sejak satu tahun terakhir telah tumbuh hingga mencapai 55 triliun won, mengutip dari Blockchain.News

Lonjakan ini terjadi tepat setelah Yoon Suk-yeol yang merupakan sosok bapak kripto terpilih menjadi presiden Korea Selatan.

Hal tersebut yang membuat beberapa aturan kripto perlahan diperlonggar mulai pengurangan pajak pendapatan dari keuntungan perdagangan aset digital.

Baca juga: Pasar Kripto Tertekan, Bitcoin Anjlok 2,65 Persen dan Kini Bertahan di Level 21 Ribu Dolar AS  

Hingga melakukan deregulasi pada pasar Bitcoin dan kripto dengan membentuk Undang-Undang Kerangka Aset Digital sehingga aset kripto dapat dikelola dalam satu kerangka kerja yang aman.

Semua langkah ini diambil untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi para investor kripto dalam negeri.

Sejak diberlakukannya pelonggaran tersebut, kini antusias masyarakat Korea Selatan dalam menjalankan industri aset kripto kembali meningkat.

Kesempatan ini yang membuat beberapa perusahaan sekuritas domestik di Seoul termasuk Samsung mulai bangkit untuk meluncurkan bursa pertukaran kripto.

Sebelum Samsung menjajaki industri ini, Samsung Securities sendiri pada tahun lalu dilaporkan pernah mencoba untuk mengajukan pengembangan platform perdagangan crypto, namun usaha tersebut ditolak oleh pemerintah Korea Selatan.

Belum diketahui apakah pengajuan permohonan izin kali ini akan diterima atau ditolak oleh pemerintah Korea Selatan.

Tetapi untuk menunjang kinerja perusahaan dalam menyediakan layanan perdagangan kripto, Samsung Securities kini sedang melakukan studi tentang cara terbaik untuk memasuki ekosistem cryptocurrency.

Dengan ekspansi ini Samsung Securities akan menyediakan berbagai layanan keuangan digital mulai dari pertukaran uang kripto, hingga layanan penasihat investasi keuangan dan perdagangan uang digital.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved