Lindungi Investor Kripto, Platform Trading Ini Terapkan Sistem Otentifikasi MFA

Bappebti Kementerian Perdagangan yang mencatat jumlah investor kripto di Tanah Air mencapai 15,1 juta investor hingga Juni 2022.

istimewa
Jumlah investor dan volume transaksi di Indodax tercatat sudah mencapai 5,5 juta member terdaftar. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perlindungan terhadap investor kini menjadi isu krusial di industri kripto Tanah Air seiring dengan tumbuhnya ekosistem pertukaran aset kripto dan tingginya minat masyarakat berinvestasi di aset ini.

Tingginya investasi kripto, dibuktikan berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan RI yang mencatat jumlah investor kripto di Tanah Air mencapai 15,1 juta investor hingga Juni 2022.

Di salah satu platform pertukaran kripto terbesar di Indonesia, Indodax, jumlah investor dan volume transaksi tercatat sudah mencapai 5,5 juta member terdaftar.

Baca juga: Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Indonesia Jadi Hub Kripto Dunia

"Kami selalu mengawasi sistem kami agar bisa meminimalisir problem terutama terkait peretasan, salah satunya yaitu dengan mengimplementasi fitur MFA untuk mencegah account takeover," ujar CTO Indodax, William Sutanto saat menyinggung tentang isu keamanan bagi investor di platform kripto, Selasa, 6 September 2022.

William menjelaskan, MFA merupakan singkatan dari Multi Factor Authentication dan memiliki banyak persyaratan demi memberikan proteksi penuh ke kepentingan investor kripto.

"MFA merupakan sebuah konsep melindungi akun digital dengan menerapkan 2 atau lebih teknik autentikasi. Akun Indodax, selain diproteksi dengan password juga ditambahkan dengan konfirmasi email, SMS OTP dan Google Authenticator untuk keamanan ekstra,” jelas William.

William menambahkan, Inventory kripto investor diamankan menggunakan teknologi MPC (multi-party computation) dan TAP (Transaction Authorization Policy) yang kompleks demi memastikan tidak ada satu orang pun baik internal maupun eksternal yang bisa mengakses aset tersebut tanpa persetujuan dari investor yang bersangkutan.

Sistem dengan teknologi keamanan canggih tersebut kemudian diaudit oleh berbagai lembaga independen hingga Indodax saat ini memegang tiga sertifikasi ISO sekaligus yaitu ISO 9001, ISO 27001, dan ISO 27017.

WIlliam menyebutkan, platformnya kini mengantongi tiga sertifikasi ISO dan menjadi platform aset kripto tertua di Indonesia dengan legalitas dari BAPPEBTI.

Agar dapat bertransaksi kripto dengan aman dan nyaman dan bisa meminimalisir data dan aset agar tidak rentan dibobol, William berpesan agar investor terlebih dulu memastikan diri mereka bertransaksi di platform crypto exchange yang terpercaya dan sudah terdaftar di Bappebti.

Baca juga: Tak Terpengaruh Bear Market, Pemerintah Indonesia Berencana Luncurkan Bursa Kripto Bagi Investor

Dia mencontohkan, ketika melakukan log in pada akun Indodax, pengguna memasukan user ID dan password, lalu pengguna akan diminta memasukan kode khusus yang dikirim melalui SMS atau Google Authenticator.

William berpesan agar pengguna bisa berhati-hati ketika melakukan login, dan selalu memastikan bahwa website yang dibuka merupakan alamat yang benar dan bukan alamat lain yang namanya mirip atau typo.

"Jika Anda menemui website dengan nama dan tampilan yang mirip, hampir pasti halaman tersebut merupakan website phishing yang bertujuan untuk mencuri password Anda," ujarnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved