Lahap Pisang Bagus Selama Nyetir Kendaraan
Tak semua keluarga memiliki lebih dari 1 pengemudi di mobil, sehingga faktor kebugaran orang yang berada di balik kemudi menjadi sangat vital.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebagai makhluk biologis, kita membutuhkan makanan dan minuman untuk menjaga kondisi tubuh. Semakin baik asupan gizi yang diserap tubuh, semakin baik pula efek yang terjadi. Begitu pula sebaliknya.
Perjalanan liburan seringkali menjadi perjalanan panjang. Tak semua keluarga memiliki lebih dari 1 pengemudi di mobil, sehingga faktor kebugaran orang yang berada di balik kemudi menjadi sangat vital.
Selain istirahat yang cukup, makanan dan minuman yang dimasukkan ke tubuh bisa memengaruhi kondisi fisik serta mental ketika berkendara.
Sebelum Berkendara
Menurut pendapat beberapa ahli yang kami dapati, ada baiknya menghindari teh dan kopi kental saat sahur. Kedua minuman ini bisa mempercepat metabolisme tubuh sehingga lebih segera menimbulkan rasa lapar. Hal ini tentu rasa yang tak diinginkan ketika mengemudi.
Asupan karbohidrat serta protein yang memadai juga sangat penting dalam menjaga stamina. Jadi nasi, tahu, tempe atau daging, dapat menjadi pilihan menu sebelum berkendara.
Tapi ada juga beberapa penganan lezat yang sebaiknya dihindari karena berpotensi menimbulkan gas di dalam lambung. Termasuk di antara golongan itu adalah kol, nangka serta durian. Gas yang terjadi bisa menimbulkan rasa tak nyaman di perut dan mengganggu konsentrasi. Bagi Anda yang pencernaannya sensitif, penganan pedas juga sebaiknya tak dikonsumsi sebelum mengemudi.
Karena aktivitas seharian bisa membuat 1-2 liter air menguap dari badan, asupan cairan yang cukup juga vital. Selain air putih, cairan bisa didapatkan pula dari buah-buahan yang juga mengandung vitamin.
Selama Berkendara
Paling utama adalah menyediakan air putih. Cairan natural inilah yang paling efektif menghidrasi tubuh dan secara cepat menggantikan cairan yang hilang. Gunakan air mineral dengan botol yang dapat ditutup kembali, karena ini memudahkan proses meminum dan menyimpannya. Menyiapkan jus buah di perjalanan juga bisa membawa efek baik karena kandungan vitaminnya.
Karena sulit mengonsumsi nasi selama perjalanan, kebutuhan karbohidrat Anda bisa dipenuhi oleh roti atau biskuit. Pilihlah jenis roti dan biskuit yang tidak menghasilkan tumbahan remah.
Konsumsi kacang di dalam perjalanan juga cukup dianjurkan karena mengandung vitamin E. Tapi sebaiknya minta penumpang lain untuk membukakan kacang untuk Anda dan meletakkannya di wadah yang terjangkau. Dengan begitu Anda tak melepaskan satu tangan dari setir terlalu lama.
Tak lupa, buah segar juga akan selalu menjadi pemasok vitamin. Sama seperti lainnya, Anda pun harus memilih buah yang praktis dikonsumsi, atau mintalah penumpang lain untuk mengupas, memotong atau menyiapkannya untuk Anda. Pisang adalah satu pilihan terbaik karena mudah dimakan dan memiliki sumber energi tinggi.